alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

VIDEO : Napi Asimiliasi Beraksi Lagi, Curi Motor di Mataram dan Lobar

MATARAM-Pemuda berinisial WH, 19 tahun belum juga kapok. Residivis pencurian sepeda motor (Curanmor) yang keluar penjara awal Juni lalu itu kembali berulah. ”Pelaku ini  adalah napi asimilasi. Kembali melakukan tindakan curanmor,” kata Wakapolresta Mataram AKBP Erwin Suwondo, Jumat (24/7).

Belum genap dua bulan keluar dari penjara, WH mencuri sebanyak tiga sepeda motor. ”Baru tiga sepeda motor di tiga TKP yang baru diungkap. Kita masih terus lakukan pengembangan,” ungkapnya.

TKP pertama, WH mencuri di parkiran Taman Loang Baloq, 5 Juli 2020. Kedua di Dusun Nyurbaye Gawah, Batu Mekar, Lingsar, Lombok Barat (Lobar), 21 Juni lalu. ”Terakhir, di Dusun Memontong, Desa Sembung, Narmada, Lobar,” jelasnya.

Untuk melancarkan aksinya, pemuda asal Tegal, Selagalas, Mataram itu dibantu dua rekannya. Yakni, ZK, 38 tahun dan  MAS, 16 tahun. ”Pelaku WH ini sebagai otaknya,” kata dia.

Modusnya, pelaku mengintai beberapa sepeda motor yang diincarnya. Dia memastikan apakah kunci sepeda motor tersebut dol atau longgar. ”Ketika diketahui kuncinya dol, mereka langsung mengambil menggunakan kunci khusus yang dibuatnya,” jelasnya.

Dari empat sepeda motor yang dicurinya, WH bertindak sebagai pemetik. Sedangkan rekannya berinisial ZK dan MAS itu membantunya. ”ZK dan MAS ini hanya membonceng WH menuju tempat sepeda motor yang diincarnya,” bebernya.

Selanjutnya, sepeda motor hasil curiannya dijual ke wilayah Kabupaten Lombok Utara. Dia menjualnya ke daerah pelosok pedesaan. ”Sengaja mereka menjualnya kesana. Karena, jarang terpantau kepolisian,” ujarnya.

Satu sepeda motor dijual dengan kisaran harga Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Tergantung merek sepeda motornya. ”Kalau sepeda motor Satria F biasanya dijual paling mahal,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa menambahkan, WH bukan pemain baru. Sebelumnya, dia pernah terjerat kasus pencurian dan divonis satu tahun tiga bulan. ”WH ini residivis dan mencuri sepeda motor sesuai dengan pesanannya,” kata Kadek Adi.

Jika sudah menerima pesanan merek sepeda motor, WH langsung beraksi. Misalnya, kalau memesan sepeda motor Satria F, WH akan mengincar sepeda motor tersebut.

Selain tiga pelaku pencurian dibekuk, Polresta Mataram juga menangkap tiga penadah. Yakni, berinsiial LZ, RA, dan RH.  ”Penadahnya kita tangkap di rumahnya di wilayah KLU,” ujarnya.

Kadek Adi mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati membeli sepeda motor. Pastikan sepeda motor itu bukan hasil curian. ”Cek kelengkapan surat-suratnya. seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor),” sarannya.

Sementara itu, WH mengaku uang hasil jualannya dibagi dengan rekannya. Uang tersebut sudah habis digunakan untuk membeli narkoba. ”Ya, saya nyabu pak. Biasanya beli di Karang Bagu,” akunya.

Tak hanya itu, uang itu juga digunakan untuk foya-foya. ”Dua hari habis. Untuk minum-minum juga,” ujarnya.

Dari perbuatannya, tiga tersangka berinisial WH, ZK, dan MAS dijerat pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

Sedangkan LZ, RA, dan RH dijerat pasal 480 KUHP. Ancaman hukumannya empat tahun penjara. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Bumi Gora meloloskan sembilan petinju ke PON Papua 2021. Salah satunya petinju putri Endang. Dia ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. ”Saya akan berusaha yang terbaik. Target pasti yang terbaik,” ujar Endang, Jumat (7/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks