Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pangeran Tidur Arab Saudi Berpulang: Kisah Haru Al-Walid bin Khalid yang Mengguncang Dunia

Kimda Farida • Senin, 21 Juli 2025 | 13:56 WIB
Kabar duka! Setelah 19 tahun koma, Pangeran Al-Walid bin Khalid atau "The Sleeping Prince" dari Kerajaan Arab Saudi wafat di usia 36 tahun. (internet)
Kabar duka! Setelah 19 tahun koma, Pangeran Al-Walid bin Khalid atau "The Sleeping Prince" dari Kerajaan Arab Saudi wafat di usia 36 tahun. (internet)

LombokPost--Kabar duka menyelimuti Istana Kerajaan Arab Saudi.

Pangeran Al-Walid bin Khalid bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, yang dikenal luas sebagai "The Sleeping Prince" atau "Pangeran Tidur", telah berpulang ke rahmatullah di usianya yang ke-36 tahun.

Berita ini sontak mengguncang publik, terutama setelah perjuangan panjang Pangeran Al-Walid selama 19 tahun dalam kondisi koma. Media sosial resmi keluarga kerajaan dan Kantor Berita Saudi (SPA) mengonfirmasi wafatnya Pangeran Al-Walid bin Khalid, menandai berakhirnya penantian panjang sang "Pangeran Tidur".

Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman pun turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Pangeran Al-Walid.

Profil Sang Pangeran: Harapan Muda yang Terpotong

Pangeran Al-Walid bin Khalid lahir dari garis keturunan yang terhormat, putra dari Pangeran Khalid bin Talal, cucu Pangeran Talal bin Abdulaziz, dan cicit langsung dari Pendiri Kerajaan, Raja Abdulaziz Al Saud.

Sebagai anggota keluarga kerajaan, Pangeran Al-Walid menempuh pendidikan militer tinggi, menunjukkan dedikasinya pada negaranya.

Sebelum takdir berkata lain, Pangeran Al-Walid bin Khalid dikenal sebagai pemuda yang cerdas dan penuh semangat.

Kisah Pangeran Tidur ini menjadi perhatian dunia, dan kini, kepergiannya meninggalkan duka mendalam.

Kecelakaan Tragis 2005 dan Awal Koma Panjang

Tragedi menimpa Pangeran Al-Walid pada tahun 2005.

Saat masih menempuh pendidikan militer di London, Pangeran Al-Walid bin Khalid mengalami kecelakaan mobil parah yang mengakibatkan cedera kepala traumatis dan pendarahan otak serius.

Ayahnya, Pangeran Khalid bin Talal, sempat khawatir dan melarangnya pergi.

Namun, sang Pangeran Al-Walid meyakinkan ayahnya.

Sesaat setelah kecelakaan, Pangeran Al-Walid bin Khalid sempat sadar untuk menanyakan kondisi temannya sebelum akhirnya terbenam dalam koma yang dalam.

Sejak saat itu, dimulailah perjalanan panjang "The Sleeping Prince" ini.

Dua Dekade Bertahan dalam Koma

Selama hampir dua dekade, Pangeran Al-Walid bin Khalid berada dalam kondisi koma vegetatif.

Meskipun mendapat perawatan medis tercanggih di Arab Saudi maupun di luar negeri, kesadaran penuh sang Pangeran Tidur tak kunjung pulih.

Pangeran Al-Walid bin Khalid, yang dijuluki "The Sleeping Prince" atau "Pangeran Tidur" Arab Saudi, meninggal dunia di usia 36 tahun setelah 19 tahun koma. (internet)
Pangeran Al-Walid bin Khalid, yang dijuluki "The Sleeping Prince" atau "Pangeran Tidur" Arab Saudi, meninggal dunia di usia 36 tahun setelah 19 tahun koma. (internet)

Ia bergantung pada alat bantu pernapasan dan nutrisi.

Aktivitas otaknya minimal, dan julukan "The Sleeping Prince" pun melekat padanya.

Pada tahun 2015, dokter sempat menyarankan penghentian alat bantu hidup, namun Pangeran Khalid bin Talal, ayah dari Pangeran Al-Walid, menolak tegas.

"Jika Allah menghendakinya meninggal dalam kecelakaan itu, dia pasti sudah berada di dalam kubur sekarang," ujarnya penuh keyakinan.

Keluarga, terutama ayahandanya, Pangeran Khalid bin Talal, dan ibundanya, Putri Jazzi (Reema binti Talal), tak pernah putus asa, terus merawat dan mendoakan kesembuhan Pangeran Al-Walid bin Khalid.

"Anakku adalah anugerah terbesar dalam hidupku. Kami terus berdoa dan berharap untuk pemulihannya, apapun yang terjadi," ucap Pangeran Khalid.

Harapan sempat muncul pada 2019 ketika Pangeran Al-Walid terlihat menggerakkan jari dan menolehkan kepala, namun tidak ada perkembangan signifikan setelahnya. Kisah Pangeran Tidur ini menjadi simbol ketabahan keluarga.

Video Viral yang Menyesatkan dan Harapan Palsu

Belum lama ini, sebuah video viral yang mengklaim Pangeran Al-Walid bin Khalid telah sadar dan sembuh sempat menyulut harapan palsu.

Namun, faktanya pahit. Sejumlah media terkemuka, termasuk Kantor Berita ANTARA, mengonfirmasi bahwa pria dalam video tersebut adalah Yazeed Mohamed Al-Rajhi, pengusaha dan pembalap reli Saudi, yang memiliki kemiripan fisik.

Kantor Berita Arab Saudi (SPA) dan akun keluarga kerajaan pun telah membantah kabar kesembuhan Pangeran Al-Walid bin Khalid.

Duka mendalam untuk Kerajaan Arab Saudi atas kepergian Pangeran Al-Walid bin Khalid, sang "Pangeran Tidur" (internet)
Duka mendalam untuk Kerajaan Arab Saudi atas kepergian Pangeran Al-Walid bin Khalid, sang "Pangeran Tidur" (internet)

Tidur Panjang yang Berakhir, Kenangan yang Abadi 

Kini, setelah 19 tahun dalam koma, Pangeran Al-Walid bin Khalid bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, sang "Sleeping Prince", telah berpulang ke rahmatullah.

Kisahnya yang penuh ketabahan dan cinta tanpa syarat dari keluarganya akan selalu dikenang.

Kepergian Pangeran Al-Walid adalah pengingat akan takdir Ilahi dan kekuatan doa.

Turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada Pangeran Khalid bin Talal dan seluruh keluarga besar Al Saud.

 

Editor : Kimda Farida
#The Sleeping Prince #pangeran arab #Pangeran Al Walid bin Khalid bin Talal bin Abdulaziz Al Saud #Pangeran Tidur