
LombokPost-Isu miring yang menyebut Babinsa tidak memahami spesifikasi material pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Lombok Tengah langsung dibantah Kodim 1620/Lombok Tengah.
Pihak kodim memastikan pendampingan di lapangan tetap berjalan sesuai standar teknis.
Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol Arm Karimuddin Rangkuti menegaskan, seluruh personel Babinsa yang terlibat dalam pendampingan program pembangunan desa telah dibekali pemahaman teknis yang cukup.
Terlebih, program KDKMP merupakan salah satu program strategis untuk penguatan ekonomi masyarakat.
“Isu itu tidak benar. Anggota kami di lapangan, khususnya Babinsa, selalu berkoordinasi dengan tim teknis, konsultan yang digandeng selama ini dan dinas terkait dalam setiap pendampingan proyek fisik. Mereka paham apa yang sedang dikerjakan dan spesifikasi apa yang harus dipenuhi,” tegasnya, Senin (4/5).
Rangkuti menjelaskan, peran Babinsa dalam pembangunan tersebut bersifat pendampingan dan pengawasan agar pengerjaan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Setiap material yang masuk ke lokasi proyek tetap melalui proses pengecekan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Material yang masuk ke Lombok Tengah ini akan melewati Kodim, misal beli besi di toko mana akan kita cek, sekalipun besi itu dibeli dari Pulau Jawa. Setelah dicek dan sesuai spek barulah kita distribusikan ke lapangan,” terangnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




