Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PLN Tanam 7.000 Mangrove di Lombok Timur, Hidupkan Kembali Wisata Bahari Padak Guar

Marthadi • Rabu, 8 Oktober 2025 | 16:40 WIB

Penyerahan simbolis bantuan dari PLN UIP Nusra ke Desa Padak Guar.
Penyerahan simbolis bantuan dari PLN UIP Nusra ke Desa Padak Guar.
LombokPost — Harapan warga pesisir Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, untuk menghidupkan kembali ekowisata bahari mereka akhirnya terwujud.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menyalurkan 7.000 bibit mangrove di kawasan Ring-1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 (2×50 MW), Selasa (7/10).

Program ini menjadi langkah nyata PLN UIP Nusra dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung pemulihan kawasan hutan mangrove yang menjadi benteng alami pesisir.

Baca Juga: Air, Listrik, Hinggap Playground, Warga di Tiga Huntara Kini Hidup dengan Layak, Sebagian Fasilitas Lain akan Disiapkan Melalui APBD 2026

Penyaluran bibit dilakukan melalui kolaborasi antara PLN UIP Nusra, perangkat desa, kelompok kerja (Pokja) Wisata Purwakarya, serta masyarakat Padak Guar yang turut aktif menanam mangrove di kawasan pesisir.

Selain membagikan bibit, PLN juga memberikan bantuan rehabilitasi jalur tracking dan perawatan kawasan mangrove. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menjaga keseimbangan ekosistem laut dan pesisir agar tetap produktif serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kepala Desa Padak Guar, Tarmizi, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai menjawab aspirasi warga.

Baca Juga: Dispar Mataram Mulai Rancang Teknis Presean Setiap Bulan di Loang Baloq, Sambutan Antusias dari Warga Berdampak Besar ke Ekonomi

“Terima kasih kepada PLN atas bantuan pemulihan dan pengaktifan kembali ekowisata hutan mangrove Padak Guar. Warga sudah lama menantikan dukungan seperti ini agar lingkungan tetap terjaga dan potensi ekonomi lokal terbuka,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-14, yaitu menjaga ekosistem laut dan pesisir.

“Kami berharap penanaman mangrove ini tidak hanya menjaga kawasan pesisir Desa Padak Guar, tetapi juga menghidupkan kembali destinasi wisata bahari yang dapat menjadi sumber penghidupan alternatif bagi masyarakat sekitar,” kata Rizki.

Baca Juga: STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Siagakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Program rehabilitasi mangrove ini merupakan tahap pertama dari rangkaian kegiatan PLN UIP Nusra. Tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada November 2025, dengan kegiatan penanaman bersama masyarakat dan mitra lokal.

Dengan inisiatif ini, PLN UIP Nusra terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi negeri, tetapi juga menumbuhkan kehidupan di sekitar wilayah operasionalnya. (*)

Editor : Marthadi
#Ekowisata bahari #Mangrove #Padak Guar #Lombok Timur #PLN UIP Nusra