Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PLN Resmikan Rumah Adat Gonggor di Manggarai: Komitmen Pelestarian Budaya dan Energi Terbarukan

Marthadi • Rabu, 17 Desember 2025 | 13:31 WIB

Prosesi adat Roko Molas Poco sebagai bagian dari rangkaian peresmian Rumah Adat Gonggor.
Prosesi adat Roko Molas Poco sebagai bagian dari rangkaian peresmian Rumah Adat Gonggor.
LombokPost - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) baru saja meresmikan Rumah Adat Gonggor di Desa Wewo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini menunjukkan keseriusan PLN dalam melestarikan budaya lokal sembari mendukung pengembangan energi panas bumi yang ramah lingkungan.

PT PLN (Persero) UIP Nusra menghadiri prosesi adat Roko Molas Poco sebagai bagian dari peresmian Rumah Adat Gonggor, yang dibangun melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada Senin, 15 Desember 2025.

Rumah adat ini menjadi simbol komitmen PLN dalam menghormati kearifan lokal serta memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5–6 Poco Leok.

Tua Gendang Gonggor, Stefanus Angkut mengapresiasi dukungan PLN dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Manggarai.

Rumah Adat Gonggor akan berfungsi sebagai pusat kegiatan adat dan musyawarah bagi masyarakat Gonggor, memperkuat identitas budaya serta pelaksanaan ritus tradisional.

Prosesi adat Roko Molas Poco, yang melibatkan pengambilan kayu utama dari hutan adat, memiliki makna mendalam.

Kayu tersebut diarak dengan iringan gong dan gendang, melambangkan kehidupan dan kesuburan serta restu leluhur bagi rumah adat yang kini kembali berfungsi.

Kepala Teknik Panas Bumi PLTP Ulumbu, Roya Ginting, menegaskan bahwa pembangunan energi panas bumi PLN tidak lepas dari nilai budaya setempat. PLN memastikan bahwa proyek energi berjalan berdampingan dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Wewo.

“Pembangunan energi harus membawa manfaat bersama, menjaga keseimbangan sosial dan budaya,” ungkap Roya.

General Manager PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto menambahkan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata komitmen PLN untuk mendukung pelestarian budaya lokal dan identitas masyarakat di sekitar wilayah kerja PLN.

Editor : Marthadi
#TJSL #energi terbarukan #Rumah Adat Gonggor #UIP Nusra #pln #manggarai