Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Olimpiade Musim Dingin 2026: Rekor Baru Tercipta Bukan di Lintasan, 10.000 Kondom Gratis Ludes dalam 3 Hari

Marthadi • Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:53 WIB

Sekitar 10.000 kondom gratis yang disediakan untuk para atlet Olimpiade habis digunakan dalam waktu rekor tiga hari. (Foto: PA Images via Getty Images)
Sekitar 10.000 kondom gratis yang disediakan untuk para atlet Olimpiade habis digunakan dalam waktu rekor tiga hari. (Foto: PA Images via Getty Images)
LombokPost – Aksi panas para atlet di Olimpiade Musim Dingin 2026 ternyata tidak berhenti begitu mereka melewati garis finish.

Di balik dinginnya salju Italia, sebuah rekor mengejutkan justru tercipta dari dalam kamar-kamar di Perkampungan Atlet Milan.

Bukan soal medali, kali ini dunia digemparkan dengan kabar ludesnya 10.000 kondom gratis hanya dalam waktu tiga hari sejak pembukaan.

Fenomena ini membuat panitia penyelenggara harus pontang-panting mencari tambahan stok di tengah berlangsungnya ajang olahraga bergengsi tersebut.

Dikutip dari nypost.com, laporan dari outlet Italia La Stampa menyebutkan bahwa para penyelenggara kini sedang dalam "perlombaan gila" untuk mengisi kembali persediaan alat kontrasepsi tersebut.

Ironisnya, kelangkaan ini terjadi tepat saat peringatan Hari Kondom Internasional.

"Persediaan habis hanya dalam tiga hari," ujar salah satu atlet yang tidak disebutkan identitasnya.

Ia menambahkan bahwa panitia telah menjanjikan stok tambahan akan segera datang, namun kepastian waktunya masih menjadi tanda tanya bagi para atlet yang menghuni perkampungan tersebut.

Tahun ini, pihak penyelenggara sebenarnya hanya menyediakan 10.000 kondom untuk sekitar 3.000 atlet elit.

Jumlah ini turun drastis jika dibandingkan dengan Olimpiade Paris 2024 yang menyediakan hingga 300.000 kondom untuk 11.000 atlet.

Meski jumlah atlet musim dingin jauh lebih sedikit dibanding Olimpiade musim panas, namun intensitas "aktivitas" di perkampungan atlet tampaknya tetap tinggi.

Sebagai perbandingan, pada Olimpiade Rio 2016, panitia bahkan menggelontorkan 450.000 kondom.

Baca Juga: Operasional 21 SPPG Bermasalah di NTB Dihentikan Sementara

Perkampungan atlet memang telah lama dikenal sebagai titik panas pertemuan para atlet dari seluruh dunia.

Sejak Olimpiade Seoul 1988, penyediaan kondom gratis telah menjadi praktik standar untuk mendorong seks aman dan meningkatkan kesadaran akan pencegahan penyakit menular seksual di kalangan anak muda dan atlet.

Gubernur wilayah Lombardy, Attilio Fontana, menegaskan bahwa penyediaan fasilitas ini bukanlah hal yang aneh. "Ini adalah praktik Olimpiade yang sudah mapan untuk meningkatkan kesadaran... sebuah topik yang seharusnya tidak menyebabkan rasa malu," pungkasnya melalui media sosial.

Editor : Marthadi
#International Condom Day #Olimpiade Musim Dingin 2026 #Perkampungan Atlet Milan #aksi atlet Olimpiade #kondom gratis atlet