Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Oknum Brimob Diduga Pukul Pelajar Hingga Tewas, Kapolda Maluku Minta Maaf

Kimda Farida • Minggu, 22 Februari 2026 | 15:20 WIB

Ilustrasi pembunuhan (Antara)
Ilustrasi pembunuhan (Antara)

LombokPost---Dunia pendidikan berduka. Seorang pelajar di Kota Tual dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan oleh oknum anggota Brimob pada Kamis (19/2/2026).

Insiden tragis tersebut terjadi di kawasan jalan sekitar RSUD Maren, Kota Tual.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menyampaikan rasa duka cita yang mendalam serta permohonan maaf resmi kepada keluarga korban.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan.

“Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Musibah ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” tegas Irjen Pol Dadang Hartanto, Jumat (20/2/2026).

Oknum anggota Brimob yang terlibat, diidentifikasi sebagai Bripda MS, saat ini telah diamankan oleh pihak berwajib.

Untuk memastikan proses hukum berjalan objektif, pelaku kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Tual.

Pihak Polda Maluku memastikan bahwa Bripda MS akan menghadapi konsekuensi hukum ganda:

  1. Proses Pidana: Terkait dugaan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa.

  2. Penegakan Kode Etik: Pemeriksaan internal terkait pelanggaran profesi kepolisian.

Tim penyidik saat ini tengah mendalami kronologi pasti di tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah ini diambil untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarga, serta sebagai bentuk pertanggungjawaban Polri kepada publik atas tindakan anggotanya di lapangan.

Editor : Kimda Farida
#oknum Brimob Tual #kekerasan oknum polisi #Bripda MS #penganiayaan pelajar #kapolda maluku