PLN Perkuat Pengamanan Pembangkit Listrik di Lombok

Jay • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 13:35 WIB
PERKUAT PENGAMANAN: Tampak udara PLTMGU Lombok Peaker dengan kapasitas 140 MW yang menjadi salah satu penopang pasokan di sistem kelistrikan Lombok.
PERKUAT PENGAMANAN: Tampak udara PLTMGU Lombok Peaker dengan kapasitas 140 MW yang menjadi salah satu penopang pasokan di sistem kelistrikan Lombok.

 

LombokPost- Keandalan listrik Lombok tak cukup hanya ditopang cadangan daya. Keamanan pembangkit juga menjadi taruhan. Karena itu, PLN memperkuat pengamanan objek vital nasional (obvitnas) sektor ketenagalistrikan bersama Polda NTB.

Penguatan sinergi itu ditandai dengan pembaruan perjanjian kerja sama pengamanan obvitnas antara PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara melalui PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Lombok dan Polda NTB.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan sistem pengamanan, koordinasi, pertukaran informasi, pemantauan lingkungan, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan.

Baca Juga: PLN Salurkan Pipa Air Bersih 1,2 Kilometer untuk Warga Sekitar PLTP Mataloko

General Manager PLN UIK Dwipantara Rita Triani mengatakan, keamanan infrastruktur pembangkitan menjadi fondasi penting dalam menjaga pelayanan listrik.

“Pembangkit listrik merupakan bagian strategis dari rantai pasok energi kepada masyarakat. Karena itu, pengamanan objek vital nasional tidak hanya berbicara mengenai perlindungan aset, tetapi juga memastikan operasional pembangkit tetap aman dan optimal,” katanya.

Menurut Rita, sinergi dengan kepolisian harus terus diperkuat. Sistem pengamanan dituntut adaptif dan responsif terhadap berbagai risiko yang dapat mengganggu operasional pembangkit.

Baca Juga: Gubernur NTB: Early Warning KPK Jadi Momentum Berbenah, Pemprov dan DPRD Bergerak Bersama

Dia mengapresiasi dukungan Polda NTB dalam menjaga fasilitas strategis sektor ketenagalistrikan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga layanan listrik tetap aman, andal, dan berkelanjutan.

Manager PLN UPK Lombok Doddy Rizqi mengatakan, pembaruan kerja sama semakin memperkuat koordinasi pengamanan di kawasan pembangkit. “Bagi PLN, pengamanan obvitnas bukan hanya tentang menjaga fasilitas dan aset, tetapi juga menjaga keberlangsungan layanan listrik kepada masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, sistem kelistrikan Lombok memiliki daya mampu pasok 412 megawatt (MW). Cadangan daya mencapai 79 MW.

Baca Juga: Brimob Polda NTB Salurkan 1.000 Liter Air Bersih untuk Korban Gempa di Ende

Kondisi tersebut menjadi modal menjaga pasokan listrik. Namun, ketersediaan daya harus diikuti keamanan infrastruktur. Sebab, gangguan pada pembangkit dapat berdampak langsung terhadap sistem kelistrikan. Karena itu, pengamanan obvitnas menjadi bagian penting dalam menjaga rantai pasok listrik di Pulau Lombok.

PLN UIK Dwipantara memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan terus menjadi perhatian dalam operasional pembangkitan. Sinergi dengan Polda NTB diharapkan mampu mencegah gangguan sejak dini dan memastikan listrik tetap mengalir bagi masyarakat.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
pengamanan pembangkit listrik Lombok pembangkit listrik Lombok PLN UIK Dwipantara polda ntb PLN Lombok