Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jurnalis, Legenda, hingga Pelatih Sendiri Ramah-ramai Kritik Penampilan Perdana AC Milan

Prihadi Zoldic • Minggu, 24 Agustus 2025 | 13:41 WIB
Pemain AC Milan Pervis Estupinan berduel dengan pemain Cremonese.
Pemain AC Milan Pervis Estupinan berduel dengan pemain Cremonese.

 

LombokPost - Andrea Longoni, jurnalis terkemuka di Italia menegaskan tentang perlunya bek tengah tambahan bagi AC Milan.

Baginya secara kualitas, pertahanan AC Milan belum cukup baik.

Strahinja Pavlovic, terlepas dari golnya bagi AC Milan dianggap belum memenuhi standar yang dibutuhkan AC Milan. 

Laga itu juga menyoroti keterbatasan Pervis Estupinan, yang memberi satu assist, namun dianggap tampil sangat buruk selama 45 menit bagi AC Milan, dia banyak kehilangan bola sebelum akhirnya digantikan.

Kritik juga muncul dari Massimo Ambrosini, salah seorang legenda AC Milan. 

Dia menyebut baik Youssouf Fofana dan Ruben Loftus-Cheek adalah gelandang yang bisa berlari cepat di AC Milan, tapi di ruang sempit mereka kesulitan.

Dalam situasi seperti itu, menurut Massimo Ambrosini, AC Milan butuh teknik, dan itu yang tidak dimiliki dalam pertandingan tersebut. 

Kritik tajam dari sang legenda Massimo Ambrosini menyoroti kurangnya kreativitas dan sentuhan teknis di lini tengah AC Milan.

Youssouf Fofana dan Ruben Loftus-Cheek, pemain tengah AC Milan yang bermain kurang baik semalam.
Youssouf Fofana dan Ruben Loftus-Cheek, pemain tengah AC Milan yang bermain kurang baik semalam.

Pelatih AC Milan sendiri, Massimiliano Allegri menyoroti sejumlah kekurangan anak asuhnya. 

Baca Juga: Pertandingan Pertama Patahkan Ekspektasi Milanisti, Fans AC Milan Dipaksa Ingat Momen Kegelapan

"Kami kalah di pertandingan hari ini, yang bertentangan dengan ekspektasi kami. Malam ini, kami kebobolan 2 gol, yang seharusnya bisa kami hindari jika kami lebih fokus," kata pelatih AC Milan Massimiliano Allegri. 

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri beralasan, pertandingan pertama awal musim selalu rumit, memulai musim dengan baik tidak pernah mudah.

​​Dia tak ragu menegaskan AC Milan masih belum dalam performa optimal, pada pertandingan pertama musim ini, timnya tidak berhati-hati. 

Pada akhir babak pertama, AC Milan sejatinya berhasil menyamakan kedudukan dan mencoba kembali ke jalur kemenangan.

Di babak kedua, AC Milan memiliki peluang, yang seharusnya mampu dikonversi menjadi gol, tapi itu tak terjadi.

Massimiliano Allegri menyebut masalah AC Milan dalam pertandingan ini adalah salah menilai ancaman lawan, terkadang tim bertindak berlawanan dengan apa yang telah dilatih.

Massimiliano Allegri menegaskan AC Milan perlu meningkatkan agresivitas, baik secara ofensif maupun defensif, dan mewaspadai ancaman di depan gawang.

Namun pelatih AC Milan itu menolak menyalahkan para gelandang yang oleh sejumlah kalangan disebu tak bermain baik. 

Massimiliano Allegri juga tidak menyalahkan sang striker Santiago Gimenez atas kekalahan AC Milan ini.

Statistik pertandingan AC Milan vs Cremonese yang berakhir dengan kekalahan 1-2.
Statistik pertandingan AC Milan vs Cremonese yang berakhir dengan kekalahan 1-2.

"Ini bukan salah Santiago Gimenez, tetapi salah kita semua. Kita semua harus bertanggung jawab atas performa tim dan persiapan pertandingan," tegasnya membela sang striker AC Milan yang gagal mencetak gol dalam pertandingan itu. (yuk/r6) 

Editor : Prihadi Zoldic
#Strahinja Pavlovic #ruben loftus-cheek #Massimo Ambrosini #ac milan #Youssouf Fofana #massimiliano allegri