Negosiasi antara kedua klub terus berjalan intensif, meskipun Manchester United bersikeras dengan harga fantastis, yakni £50 juta atau sekitar Rp1 triliun.
Pemain sayap berusia 21 tahun itu disebut-sebut sudah mencapai kesepakatan personal dengan Chelsea dan siap meninggalkan Old Trafford.
Garnacho masuk dalam daftar pemain yang tak lagi menjadi bagian dari rencana pelatih Ruben amorim. Chelsea kini sangat optimistis bisa menuntaskan transfer sebelum batas waktu 1 September.
Meskipun telah tiga kali mendapat penolakan, Chelsea terus mengajukan tawaran baru untuk Garnacho.
United tetap teguh pada harga £50 juta, tetapi berbagai sumber mengindikasikan bahwa kedua klub berpotensi menemukan titik tengah dalam pekan ini.
Di sisi lain, Chelsea juga masih memantau Xavi Simons dari RB Leipzig, meski negosiasi berjalan lambat.
Alasan utama Manchester United melepas Garnacho adalah karena ia tidak dimainkan dalam pramusim dan dua laga awal Premier League musim ini. Padahal, sejak debutnya pada 2022, Garnacho telah mencatatkan 144 penampilan dengan torehan 26 gol dan 22 assist bagi The Red Devils.
Selain berupaya mendatangkan pemain, Chelsea juga aktif melepas beberapa nama. Carney Chukwuemeka sudah resmi bergabung ke Borussia Dortmund, sementara Aaron Anselmino juga ikut ke Dortmund dengan skema pinjaman.
Nama lain, Nicolas Jackson, juga menjadi rebutan klub-klub besar seperti Aston Villa, Newcastle, Bayern Munich, dan Napoli.
Chelsea memasang harga £80 juta, tetapi opsi pinjaman dengan kewajiban membeli masih terbuka. Beberapa pemain lain seperti Raheem Sterling dan Ben Chilwell juga berpeluang meninggalkan Stamford Bridge sebelum bursa transfer ditutup.
Transfer Alejandro Garnacho ke Chelsea kini tinggal menunggu waktu. Jika kesepakatan tercapai, kehadiran Garnacho diharapkan dapat memperkuat lini serang Chelsea dan menjadi bagian penting dari revolusi skuad di bawah kepemimpinan pelatih baru.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post