LombokPost - Negosiasi lanjutan antara AS Roma dan AC Milan mengenai kesepakatan pertukaran antara Artem Dovbyk dan Santiago Gimenez kembali terbuka.
Kemungkinan pertukaran masih ada, kemudian gagasan Artem Dovbyk datang dalam kesepakatan terpisah ke AC Milan juga tidak dikesampingkan.
Namun waktu yang tersedia untuk menyelesaikan kesepakatan Artem Dovbyk dan Santiago Gimenez sangat singkat, AS Roma dan AC Milan harus berkejaran dengan waktu.
Untuk Santiago Gimenez dan Artem Dovbyk formula yang diusulkan adalah pinjaman untuk kedua pemain dengan opsi untuk membeli baik bagi AS Roma maupun AC Milan.
Masuk ke teknis, AS Roma dan AC Milan saat ini sedang berupaya menentukan nilai opsi pembelian untuk kedua pemain.
Belum ada kesepakatan akhir, tetapi negosiasi berjalan ke arah yang benar bagi AS Roma dan AC Milan.
Mengapa striker AC Milan Santiago Gimenez yang awalnya ingin bertahan, berubah pikiran dan bersedia ke luar?
Hal itu terjadi setelah negosiasi panjang dan berkelanjutan antara klub, agen Santiago Gimenez , dan pemain itu sendiri, sehingga membuka pintu untuk meninggalkan AC Milan.
Meski kedatangan Christopher Nkunku sudah memberi suntikan energi bagi lini depan AC Milan, nama Artem Dovbyk tetap masuk dalam radar Igli Tare untuk memperkuat lini depan.
Baca Juga: Jam-jam Krusial untuk AC Milan dan Gelandang Incaran
Artem Dovbyk, striker asal Ukraina itu disebut-sebut sebagai solusi alternatif karena ketidakyakinan pelatih AC Milan terhadap Santiago Gimenez.
Kalau pun Santiago Gimenez dipertahankan, Artem Dovbyk tetap diperlukan AC Milan jika akhirnya Santiago Gimenez tak menemukan chemistry yang tepat bersama pemain baru Christopher Nkunku.
Dengan postur tinggi dan naluri gol yang tajam, Artem Dovbyk diyakini mampu menghadirkan dimensi berbeda dalam serangan AC Milan.
Artem Dovbyk adalah seorang bomber klasik yang bisa menjadi target utama di kotak penalti, tipe yang disukai pelatih AC Milan Massimiliano Allegri.
Negosiasi disebut masih berada di tahap awal, meski begitu, pihak Rossoneri AC Milan dan AS Roma harus buru-buru karena bursa transfer pemain segera ditutup.
Fokus utama saat ini AC Milan adalah memberi waktu adaptasi bagi Christopher Nkunku.
Namun, bayangan duet Christopher Nkunku dan Artem Dovbyk tentu membuat para tifosi berkhayal akan kembalinya AC Milan memiliki lini serang yang mematikan, mirip era Shevchenko dan Inzaghi.
Apakah Dovbyk akan benar-benar mendarat di San Siro? Apakah Santiago Gimenez benar-benar ingin meninggalkan klub? Atau hanya sekadar gosip akhir bursa? Semua mata kini tertuju ke Casa Milan, markas tim merah hitam AC Milan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic