LombokPost - Pelatih baru AC Milan Massimiliano Allegri kerap menggunakan formasi 3 bek untuk lini pertahanan.
Di AC Milan, perubahan ke sistem 3-5-2 ala Massimiliano Allegri ternyata jadi titik balik penting, khususnya untuk Strahinja Pavlovic.
Poin utamanya adalah Massimiliano Allegri tidak terlalu menekankan formasi kaku, melainkan fleksibilitas posisi dan karakter pemain AC Milan.
Pemain seperti Alexis Saelemaekers menjadi kunci transisi sistem ini, dengan perannya di kedua fase bertahan dan menyerang untuk AC Milan
Dengan pola ini, Strahinja Pavlovic diuntungkan dengan adanya bek tambahan, yang membuatnya lebih bebas maju, menutup ruang, dan memanfaatkan agresivitasnya tanpa terlalu terekspos kawan-kawan AC Milan.
Dibanding musim lalu, kini Strahinja Pavlovic terlihat lebih stabil di AC Milan.
Dia lebih berani memotong bola, dan mulai berkembang dalam membangun serangan dari belakang pertahanan AC Milan.
Pelan namun pasti, Strahinja Pavlovic di AC Milan bisa jadi semacam ball-playing CB.
Syaratnya, Massimiliano Allegri di AC Milan wajib terus membina Strahinja Pavlovic.
Baca Juga: Membedah 100 Hari Kerja 'Pemerintahan' Massimiliano Allegri di AC Milan
Massimiliano Allegri jelas ingin menjadikannya bek yang bukan hanya kuat bertahan, tapi juga bisa membuka ruang lewat progresi bola.
Layak dinanti, bagaimana perkembangan Strahinja Pavlovic kelak? Akankah dia setangguh Alessandro Nesta sangblegenda AC Milan? Waktu lah yang akan membuktikan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic