Klub berjuluk Setan Merah ini mencatatkan pendapatan fantastis senilai GBP 666 juta, atau sekitar Rp 15 triliun.
Prestasi buruk di lapangan, termasuk finis di posisi ke-15 Premier League, ternyata tidak menyurutkan pemasukan klub.
Angka ini menunjukkan betapa kuatnya nilai komersial dari merek Manchester United di kancah sepak bola global.
Baca Juga: Gak Ada Kartu Kuning di Derby Manchester, Roy Keane: Ini Bukan MU yang Saya Kenal
CEO United, Omar Berrada, menegaskan bahwa pendapatan besar ini adalah bukti ketangguhan klub.
“Menghasilkan pendapatan besar pada tahun yang penuh tantangan telah menunjukkan ketangguhan klub kami, ciri khas dari Manchester United. Musim ini, kami kembali harus bekerja sangat keras untuk meningkatkan klub di segala aspek,” kata Berrada.
Pernyataan ini mencerminkan fokus klub pada perbaikan di segala lini, tidak hanya dari sisi keuangan.
Ke depannya, Manchester United diharapkan dapat kembali ke jalur prestasi dan meraih hasil yang lebih baik, seiring dengan kestabilan finansial yang telah mereka raih.
Editor : Redaksi Lombok Post