Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aktivasi IKD di Lotim Baru 6 Persen

Supardi
Penulis: Supardi❯
DATA DIGITAL: Sejumlah kepala desa dan kepala Dusun di Lombok Timur (Lotim) saat melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital.
DATA DIGITAL: Sejumlah kepala desa dan kepala Dusun di Lombok Timur (Lotim) saat melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital. 

Advertisement

LombokPost-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur (Lotim) terus menggenjot realisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sejauh ini, capaian aktivasi baru mencapai 6 persen dari jumlah wajib KTP.

"Capaian kita masih kecil dari target nasional," terang Kepala Dinas Dukcapil Lotim Parihin, Selasa (16/6).

Parihin menyebut target nasional aktivasi IKD sebesar 15 persen. Persentase angka aktivasi IKD Lotim saat ini sekitar lebih dari 6.000 warga, dari total pemilik KTP yang mencapai 1,4 juta orang.

Dia berharap Lotim lebih awal mencapai target itu. Aktivasi IKD tidak hanya menyasar penerima bantuan sosial.

Seluruh masyarakat juga diimbau segera melakukan aktivasi di berbagai tempat yang telah disediakan. Mulai dari UPTD Dukcapil di masing-masing kecamatan, Dinas Dukcapil, hingga mal pelayanan publik (MPP).

Advertisement

"Aktivasi IKD ini penting untuk mencegah terjadinya duplikasi bantuan dari pemerintah pusat. Dengan IKD yang sudah tervalidasi, data masyarakat akan terkoneksi langsung dengan kementerian dan lembaga terkait," jelasnya.

Dukcapil Lotim akan terus menggenjot validasi secara bertahap kepada masyarakat yang sudah memiliki KTP. Parihin menargetkan minimal 50 hingga 100 orang melakukan aktivasi setiap hari. Dengan begitu, pihaknya optimistis dapat mencapai target nasional dalam waktu dekat.

Melalui aktivasi ini, dia juga memastikan tidak ada lagi data masyarakat yang anomali atau bermasalah. Sebab, pusat juga telah melakukan pembaruan data.

"Perlu ada kesepahaman bersama mengenai kriteria data yang dimasukkan sebagai anomali, apakah data yang dikatakan anomali ini data yang tidak terdata, data ganda, atau lainnya," jelasnya.

Lebih jauh Parihin menyampaikan, penentuan desil menjadi ranah dinas sosial, bukan Dukcapil. Sebab, penentuan desil berdasarkan ranking kehidupan masyarakat. Dukcapil hanya bertugas memvalidasi data kependudukan.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bye-Bye Fotokopi! Begini Cetak Biru Transparansi Layanan Publik Mataram Lewat Aplikasi IKD

Bye-Bye Fotokopi! Begini Cetak Biru Transparansi Layanan Publik Mataram Lewat Aplikasi IKD

IKD Mataram kini terintegrasi BPJS, NPWP, hingga Perbankan! Dukcapil kejar target 60 ribu warga dan wajibkan bagi penerima bansos.

Lombok Timur Kejar Perekaman KTP 3 Ribu Pemilih Pemula

Lombok Timur Kejar Perekaman KTP 3 Ribu Pemilih Pemula

Sekitar 3 ribu pemilih pemula di Lombok Timur belum melakukan perekaman KTP. Menjelang Pilkades serentak yang direncanakan 27 Januari 2027,

Dukcapil Lotim Kejar Aktivasi IKD 200 Ribu Jiwa

Dukcapil Lotim Kejar Aktivasi IKD 200 Ribu Jiwa

Progres aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Lombok Timur baru mencapai 63.888 orang dari total wajib KTP sebanyak 1.010.319 jiw

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer