LombokPost - Hugo Ekitike minta maaf kepada Liverpool. Penyerang muda Prancis itu menyesal setelah aksinya melepas kaus saat merayakan gol melawan Southampton di Piala Liga berujung kartu merah.
Akibat selebrasi itu, Ekitike harus absen saat Liverpool kalah 1-2 dari Crystal Palace di Premier League akhir pekan lalu.
Kisah Ekitike jadi sorotan fans Liverpool. Selebrasi lepas kaus ala Lionel Messi itu justru membuatnya diganjar kartu kuning kedua.
Hukuman kartu merah memaksa Arne Slot tak bisa menurunkannya saat laga penting melawan Crystal Palace.
“Jelas itu bukan tindakan yang cerdas. Saya menghukum diri sendiri. Saya sudah meminta maaf ke semua rekan setim Liverpool,” kata Ekitike menjelang laga Liga Champions Liverpool vs Galatasaray.
“Saya janji hal seperti itu tidak akan terjadi lagi. Sekarang saya fokus main bola,” tambahnya.
Ekitike mengaku menonton laga Liverpool dari rumah dengan rasa kecewa. Ia sebenarnya berpeluang jadi pembeda jika dimainkan melawan Crystal Palace.
Absennya pemain berusia 22 tahun itu membuat Slot memberi kesempatan starter perdana bagi Alexander Isak, tetapi Liverpool tetap kalah.
Aksi selebrasi lepas kaus itu terjadi setelah Ekitike mencetak gol keempatnya untuk Liverpool dalam enam pertandingan sejak bergabung awal musim ini. Ia memanfaatkan umpan Federico Chiesa yang lolos dari kawalan lini belakang Southampton.
Begitu bola masuk, Ekitike spontan membuka kaus dan memamerkan namanya ke arah penonton. Gaya itu meniru selebrasi Messi saat El Clásico 2017.
Rekan setimnya, Jeremie Frimpong, bahkan sudah mengingatkan risiko kartu kuning kedua, tapi semuanya terlambat.
Kini, Ekitike hanya ingin move on. Ia bertekad menebus kesalahannya saat Liverpool menjamu Galatasaray di Anfield, Selasa (1/10) waktu setempat.
Ditanya alasan memilih Liverpool di bursa transfer musim panas lalu, Ekitike menjawab mantap.
“Liverpool juara Premier League, punya sejarah dan pemain hebat. Ini klub terbaik untuk saya,” ujarnya. (***)
Editor : Alfian Yusni