LombokPost - Santiago Gimenez direkrut AC Milan karena penampilan mengesankannya bersama Feyenoord.
Dalam 38 pertandingan, 2.210 menit bermain, Santiago Gimenez mencetak 21 gol, 6 assist, dan 7 kontribusi gol di Liga Champions.
Melihat hal itu, wajar rasanya AC Milan kepincut, terlebih Santiago Gimenez sempat mencetak gol ke gawang Bayern Munich dan Manchester City di Liga Champions.
Namun setelah bergabung dengan AC Milan, hingga kini dia belum bisa mengulang penampilan cemerlang itu.
Malahan, dalam 8 laga Serie A Italia, Santiago Gimenez bersama AC Milan belum mencetak sebiji gol pun.
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri bahkan disebut-ebut bukan sekadar kehilangan kesabaran, tapi dia mulai kehilangan kepercayaan.
“Santi bangun, apa kau tidur," bunyi teriakan Massimiliano Allegri saat laga AC Milan kontra Pisa.
Teriakan pada Santiago Gimenez itu bukan sekadar teguran taktis, tapi sebuah sinyal yang ditangkap bahaya oleh banyak pihak bagi sang striker AC Milan.
Musim ini, praktis baru satu gol yang Santiago Gimenez cetap bersama AC Milan, itu pun di Coppa Italia saat menghadapi Lecce.
Baca Juga: Ini yang Ditunggu-tunggu Fans AC Milan Sedunia
Santiago Gimenez tampak kikuk dalam pertandingan terakhir AC Milan kontra Pisa, dia salah posisi, terisolasi, dan yang paling jelas, kehilangan tajinya.
Kini AC Milan dikabarkan sudah habis kesabaran dan mulai bersikap mencari striker baru untuk bursa Januari mendatang.
Sejumlah nama beken seperti Robert Lewandowski, Dusan Vlahovic, dan Son Heung Min disebut-sebut dalam daftar incaran AC Milan.
Kini, Santiago Gimenez mulai kehilangan waktu, dia harus lebih bekerja keras dan mulai mencetak gol. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic