LombokPost - Menghadapi AS Roma adalah ujian sesungguhnya bagi AC Milan.
Setelah dua hasil imbang berturut-turut, AC Milan dituntut bangkit dan kembali ke performa terbaik.
Masalahnya, lawan yang dihadapi AC Milan adalah AS Roma, tim peringkat 2 Serie A Italia.
Jelang laga penting itu, setidaknya tiga perubahan disiapkan pelatih AC Milan Massimiliano Allegri.
Pertama, Fikayo Tomori yang mengalami cedera akan digantikan Koni De Winter di lini belakang AC Milan.
Kedua, Christopher Nkunku akan menggantikan Santiago Gimenez di lini depan AC Milan.
Selain belum tampil maksimal, Santiago Gimenez juga tengah kurang fit akibat cedera ringan saat laga tengah pekan AC Milan kontra Atalanta.
Rafael Leao yang akhirnya dipilih, berduet dengan Christopher Nkunku, sebuah kombinasi yang lama dinantikan fans AC Milan.
Di lini tengah AC Milan, Ruben Loftus-Cheek yang akan dipasang menggantikan Samuele Ricci.
Baca Juga: Terus Dipaksa AC Milan Main Penuh, Sisi Lemah Pemain Ini Muncul Juga
Namun jika Rafael Leao belum 100 fit, skema yang dimainkan AC Milan bisa berubah lagi.
Samuele Ricci akan dimainkan di lini tengah AC Milan dan Ruben Loftus-Cheek didorong maju ke depan.
Prediksi Formasi AC Milan adalah 3-5-2.
Pemain yang dimainkan sejak awal, Mike Maignan; Kini De Winter, Matteo Gabbia, Strahinja Pavlovic; Alexis Saelemaekers, Ruben Loftus-Cheek, Luka Modric, Youssouf Fofana, Davide Bartesaghi; Christopher Nkunku, Rafael Leao.
Sedangkan formasi AS Roma 3-4-2-1, dengan Svilar; Hermoso, Mancini, Ndicka; Celik, El Aynaoui, Kone, Wesley; Cristante, Soule; Dybala.
Sekali lagi, bagi AC Milan, laga ini bukan sekadar tiga poin, ini soal gengsi klub besar, momentum kebangkitan, dan siapa yang layak di papan atas. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic