LombokPost - Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menyampaikan permintaan maaf kepada Arsenal setelah cedera Gabriel mewarnai kemenangan Brasil 2-0 atas Senegal pada laga persahabatan di Stadion London, Sabtu 15 November.
Cedera Gabriel menjadi sorotan utama karena bek andalan Arsenal itu ditarik keluar pada menit ke-64 usai mengalami masalah di area adduktor.
Kondisi ini membuat Arsenal ketar-ketir jelang derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur.
Ancelotti menegaskan rasa kecewanya atas insiden tersebut dan berharap cedera Gabriel tidak parah.
“Kami sangat menyesal atas cedera yang dialami Gabriel. Saya sangat kecewa. Saya harap mereka dapat segera pulih dengan baik,” ujar Ancelotti seusai laga.
Hingga kini, Ancelotti mengaku belum bisa memastikan tingkat keparahan cedera Gabriel.
Pelatih timnas Brasil itu hanya mengonfirmasi bahwa sang bek mengalami masalah pada otot adduktor dan akan menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim medis Brasil.
Laporan lanjutan dari media internasional menyebutkan bahwa cedera terjadi di bagian pangkal paha kanan Gabriel.
Tim medis Brasil akan menentukan seberapa lama ia bakal menepi. ESPN menyebut cedera ini berpotensi membuat Arsenal kehilangan sang bek dalam pertandingan krusial beberapa pekan ke depan.
Di sisi lain, analis cedera dari Physio Scout memaparkan bahwa cedera adductor bisa memakan waktu pemulihan bervariasi.
Untuk cedera ringan (Grade 1), pemain bisa pulih dalam 1–3 minggu. Namun jika masuk kategori menengah (Grade 2), pemulihan bisa mencapai 3–6 minggu, bahkan lebih.
Analisis tersebut juga menyoroti bahwa cedera di area pangkal paha yang dekat pinggul (“proximal”) cenderung lebih berisiko dan lama pulihnya.
Kritikan muncul terhadap Brasil yang tetap menurunkan Gabriel meski sebelumnya sang pemain disebut sedang “dikelola bebannya” dalam sesi latihan.
Di Arsenal, situasi menjadi semakin rumit karena Riccardo Calafiori juga diragukan tampil setelah meninggalkan pemusatan latihan timnas Italia lebih awal.
Dengan demikian, cedera Gabriel dan Calafiori bisa membuat lini belakang Arsenal keropos dalam momen penting musim ini.
Meski demikian, Arsenal dan para pendukungnya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis Brasil untuk memastikan kondisi Gabriel, yang tampil sangat konsisten sejak awal musim ini. (***)
Editor : Alfian Yusni