Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bintang Arsenal Martin Zubimendi Gemilang di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pujo Nugroho • Selasa, 18 November 2025 | 19:46 WIB
Bintang Arsenal Martin Zubimendi menjadi andalan Spanyol dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bintang Arsenal Martin Zubimendi menjadi andalan Spanyol dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

 

LombokPost - Aksi para bintang Arsenal di jeda internasional kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin memanas, dengan performa gemilang dari pemain-pemain top Eropa. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Martin Zubimendi, gelandang andalan Spanyol, yang turut menyumbang gol dalam kemenangan telak La Furia Roja.

Martin Zubimendi tampil moncer saat Spanyol menghajar Georgia 4-0 di Tbilisi. Bersama Mikel Merino yang juga starter, Martin Zubimendi mencetak gol kedua pada menit ke-22. Setelah Mikel Oyarzabal membuka keunggulan dari titik putih, Martin Zubimendi dengan tenang melambungkan bola melewati kiper Giorgi Mamardashvili.

Kemenangan besar ini hampir pasti mengamankan tiket Spanyol ke Piala Dunia 2026. Mereka hanya perlu menghindari kekalahan tujuh gol dari Turki di laga terakhir untuk lolos otomatis.

Usai pertandingan, Martin Zubimendi mengakui kebahagiaannya bisa berkontribusi dengan gol, namun ia tetap kritis. ”Saya senang bisa berkontribusi untuk tim dengan mencetak gol, tetapi harus saya katakan bahwa meskipun skor akhir 4-0, pressing kami tidak bagus. Kami perlu meningkatkan beberapa hal karena pada akhirnya mereka menekan kami dengan baik dan merebut bola dari kami di beberapa waktu,” ujar Martin Zubimendi.

Situasi tegang juga dialami Belanda. Jurrien Timber membantu De Oranje bermain imbang 1-1 melawan Polandia, hasil yang membuat mereka tetap unggul tiga poin dari pesaing terdekat. Satu poin melawan Lithuania akan memastikan Jurrien Timber tampil di Piala Dunia 2026 keduanya.

Sementara itu, Belgia harus menunda perayaan mereka setelah secara mengejutkan ditahan imbang 1-1 oleh Kazakhstan. Leandro Trossard bermain 71 menit dalam laga tersebut. Namun, kemenangan melawan Liechtenstein akan langsung mengirim Setan Merah ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, lokasi Piala Dunia 2026 digelar.

Denmark yang diperkuat Christian Norgaard juga masih harus berjuang. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Belarus. Christian Norgaard bermain 70 menit dan kini harus menghadapi laga penentu melawan Skotlandia. Hasil imbang saja di Glasgow sudah cukup untuk meloloskan Denmark ke Piala Dunia 2026.

Kabar paling emosional datang dari Norwegia. Meskipun kapten mereka, Martin Odegaard, absen karena cedera, ia tetap hadir di Milan untuk mendukung rekan-rekannya.

Norwegia mencetak sejarah dengan meraih kemenangan fantastis 4-1 atas Italia, memastikan mereka lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam 28 tahun dan menjadi turnamen mayor pertama sejak Euro 2000. Absennya Martin Odegaard terbayar lunas dengan pencapaian bersejarah ini.

Di sisi lain, Italia harus kembali menelan pil pahit dan terjerumus ke babak play-off untuk kali ketiga berturut-turut, setelah terakhir kali tampil di Piala Dunia 2014. Pemain muda Italia, Riccardo Calafiori, juga harus menepi karena cedera.

Inggris menuntaskan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan rekor 100% sempurna setelah mengalahkan Albania 2-0. Manajer Thomas Tuchel melakukan rotasi, memberi kesempatan kepada Ebere Eze untuk menjadi starter, sementara Bukayo Saka masuk dari bangku cadangan.

Setelah Eze dan Declan Rice ditarik keluar, barulah Bukayo Saka memberikan assist untuk gol pertama Harry Kane. Kane kemudian mencetak gol kedua, menutup kampanye Inggris tanpa kebobolan dalam delapan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di kubu Prancis, William Saliba diistirahatkan saat Les Bleus menang 3-1 di Azerbaijan, setelah sebelumnya membantu Prancis lolos ke Piala Dunia 2026 usai menang 4-0 atas Ukraina.

Sementara itu, Gabriel Magalhaes dari Brasil mengalami nasib kurang baik. Dalam laga persahabatan melawan Senegal, Gabriel harus ditarik keluar karena cedera paha pada menit ke-64. Brasil menang 2-0, namun cedera ini memastikan Gabriel absen di laga Selecao berikutnya melawan Tunisia. Cedera Gabriel ini tentu menjadi perhatian serius bagi klubnya menjelang padatnya jadwal pertandingan.

Editor : Pujo Nugroho
#spanyol #the gunners #arsenal #Kualifikasi Piala Dunia 2026 #martin zubimendi