LombokPost - AC Mlan menang di laga-laga besar, sementara Inter Milan justru sering tumbang.
Derby della Madonnina akhir pekan ini kembali memperjelas keahlian AC Milan menghancurkan tim besar.
Malam itu juga jadi derby keenam beruntun tanpa kemenangan untuk Inter Milan, menegaskan bahwa AC Milan seolah sudah hafal kelemahan klub rival sekotanya itu.
Lebih dari itu, derby yang berakhir dengan skor Inter Milan 0-1 AC Milan juga menunjukkan soliditas klub merah hitam di momen-momen krusial.
AC Milan memperlihatkan kemampuan untuk bertahan dan menderita ketika tekanan datang, tapi tetap tenang dan menjaga pertahannya dengan baik.
Cara membaca pertandingan yang selalu tepat dari Rossoneri juga membuat AC Milan tahu kapan harus bertahan, dan kapan menyerang dengan cepat
Intinya? Setan Merah Italia, AC Milan selalu tahu bagaimana memainkan laga besar.
Gol kemenangan AC Milan sendiri bermula dari pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu yang kehilangan bola di lini tengah.
Oleh pemain AC Milan, kemudian dikreasikan serangan balik kilat yang membuat lini pertahanan Inter Milan kocar-kacir, dan berujung gol Christian Pulisic.
Baca Juga: AC Milan dan Mike Maignan, Cinta yang Segera Terpisahkan
Menariknya, Hakan Calhanoglu yang tak lain mantan pemain AC Milan juga gagal menebus kesalahannya melalui titik penalti.
Kiper AC Milan Mike Makanan sukses menghalau sepakan pemain tengah Inter Milan itu, guna memastikan skor 1-0 keunggulan tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. (yuk/r6)