LombokPost - Adrien Rabiot, pemain tengah AC Milan mencetak gol melalui tembakan sejauh 29 meter.
Gol AC Milan jarak jauh sebelumnya di Serie A dijaringkan oleh Keisuke Honda dengan jarak 30 meter.
Hal itu terjadi pada 14 Februari 2016 lalu, saat AC Milan melawan Genoa, atau nyaris 10 tahun silam.
Gol Adrien Rabiot itu menjadi awal kebangkitan AC Milan atas Torino, setelah sebelumnya sudah tertinggal 2-0.
Asisten pelatih AC Milan Marco Landucci mendampingi tim dari pinggir lapangan, imbas hukuman yang diberikan pada pelatih kepala Massimiliano Allegri.
Tentang pertandingan, dia mengatakan sangat sulit dan berat, bahkan tim tampak agak malas di babak pertama, alih-alih menyerang dari sayap, AC Milan lebih suka bermain di tengah.
Di babak kedua, AC Milan memutuskan untuk melakukan beberapa perubahan taktik dan menyerang dengan Nkunku sebagai penyerang tengah dan Ruben Loftus-Cheek serta Adrien Rabiot sebagai pendukung tambahan.
Terkait Christian Pulisic yang mencetak 2 gol, dia mengatakan, sang pemain sangat membantu AC Milan meraih 3 poin.
"Pulisic benar-benar penembak jitu. Dia melepaskan 2 tembakan dan mencetak 2 gol hari ini. Dia pemain yang luar biasa," puji sangat asisten pelatih AC Milan itu.
Baca Juga: Kemenangan AC Milan Dibayar Mahal dengan Cedera Bintangnya Ini, Kini Christian Pulisic Jadi Tumpuan
Tentang Adrien Rabiot, golnya menjadi titik balik bagi AC Milan dan memberi klub dorongan mental.
Dia menambahkan, sudah mengenal Adrien Rabiot selama bertahun-tahun, dan ia seorang profesional yang memiliki kekuatan, teknik, dan kualitas yang luar biasa.
Ruben Loftus-Cheek turut mendapat sanjungan, dia disebut memiliki segalanya untuk menjadi pemain hebat AC Milan.
"Ruben memiliki teknik, kekuatan, dan kebugaran yang tepat. Hari ini, dia telah membuktikan bahwa dia adalah pemain penting bagi tim," ujar Marco Landucci.
Mengenai performa Samuele Ricci bersama AC Milan, dia disebut pemain yang cerdas, cepat mengerti apa yang perlu dia lakukan.
Samuele Ricci telah memberikan assist yang bagus hari ini kepada Christian Pulisic untuk gol ketiga AC Milan
Bagaimana dengan sang striker AC Milan Christopher Nkunku, dia menunjukkan kemajuan signifikan di babak kedua, menikmati bermain sebagai gelandang, kendati dianggap seharusnya lebih banyak bermain di depan gawang.
"Ia seharusnya juga bisa mencetak gol hari ini, atau bahkan memberikan assist. Saya menyukai penampilannya, terutama di babak kedua. Saya yakin, Christopher Nkunkuakan terus berkembang," imbuhnya. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic