LombokPost - AC Milan muncul dengan rasio kebobolan yang kecil, hanya kebobolan 11 gol dan clean sheet yang cukup tinggi.
Tetapi AC Milan adalah tim dengan jumlah tackle dan interception yang paling rendah di Serie A sejauh ini.
Sungguh aneh, AC Milan bisa menghentikan serangan lawan dengan sedikit melakukan tackle dan interception.
Baca Juga: Deretan Nama Mentereng Ini Siap Dibidik AC Milan jika Santiago Gimenez Berhasil Disingkirkan
Salah satu pemain yang memiliki andil besar di lini tengah AC Milan untuk keseimbangan permainan adalah Adrien Rabiot.
Dia merupakan pemain dengan daya jelajah yang sangat tinggi di AC Milan.
Gaya bermainnya itu sangat membantu bagi permainan tim, baik untuk fase attacking dan fase defending AC Milan.
Terkadang dia berada di sepertiga pertahanan tim, sepertiga tengah lapangan, sepertiga pertahanan lawan, membuat banyak sisi lapangan AC Milan ter-cover.
Pemain AC Milan lain yang patut mendapat apresiasi adalah Christian Pulisic.
Uniknya, dia hanya menjadi starter AC Milan satu kali dari delapan pertandingan liga terakhir karena berbagai cedera.
Baca Juga: Mode On Fire Christian Pulisic Sanggup Gendong AC Milan
Namun torehan Christian Pulisic menyamai rekor Lautaro Martinez di puncak daftar pencetak gol Serie A dengan 7 gol.
Pengaruhnya di lapangan bagi AC Milan sangat kuat, terbaru mencetak 2 gol untuk memastikan kemenangan AC Milan 3-2 atas Torino.
Di belakang, tentu saja barisan bek AC Milan patut mendapat apresiasi, termasuk Mike Maignan, kiper yang melakukan begitu banyak penyelamatan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic