LombokPost-Old Trafford akan menjadi saksi sejarah baru malam ini (17/1). Bukan sekadar perebutan gengsi kota Manchester, laga ini menjadi panggung pembuktian Michael Carrick yang baru saja ditunjuk menggantikan Ruben Amorim awal pekan ini.
Tugas Carrick jelas tidak mudah. Ia langsung dihadapkan pada Manchester City yang datang dengan skuad "mewah" pasca belanja besar di bursa transfer Januari.
Berikut 3 variabel kunci yang membuat laga ini wajib tonton bagi pecinta bola di NTB:
- Faktor X: Antoine Semenyo vs Pertahanan MU
Pep Guardiola tidak butuh waktu lama untuk memamerkan rekrutan anyarnya. Antoine Semenyo, yang diboyong dari Bournemouth seharga £65 juta (sekitar Rp 1,3 Triliun), langsung nyetel.
Winger asal Ghana ini sudah mencetak gol di laga debutnya di Piala FA. Kecepatan dan fisik Semenyo akan menjadi teror nyata bagi lini belakang MU, apalagi dengan absennya Matthijs de Ligt yang masih cedera.
- Suntikan Tenaga dari AFCON: Mbeumo & Amad Kembali
Kabar baik bagi Carrick, ia mendapatkan "amunisi tambahan" tepat waktu.
Bryan Mbeumo dan Amad Diallo dipastikan sudah kembali berlatih usai Pantai Gading dan Kamerun tersingkir di AFCON. Kehadiran Mbeumo sangat krusial.
Kecepatannya dalam transisi positif (serangan balik) adalah satu-satunya cara paling logis bagi MU untuk melukai City yang diprediksi akan mendominasi penguasaan bola hingga 70 persen.
- Krisis Bek Tengah City: Celah untuk Tuan Rumah
Di balik kedahsyatan serangan City, ada lubang menganga di lini belakang. Ruben Dias dan Josko Gvardiol dilaporkan absen karena cedera.
Ini memaksa Pep mungkin menurunkan kombinasi darurat di jantung pertahanan. Jika Carrick jeli, ia bisa menginstruksikan timnya untuk menekan (pressing) bek-bek pelapis City yang mungkin belum padu.
Pep juga bisa saja langsung memainkan Marc Guehi, yang baru dibeli dari Crystal Palace.
Baca Juga: Monaco Terpuruk, Ansu Fati Kembali saat Lorient Datang
Prediksi Jalannya Laga:
City diunggulkan menang tipis berkat kualitas individu Semenyo dan Phil Foden. Namun, efek "Manajer Baru" di kubu MU seringkali melahirkan kejutan non-teknis berupa semangat juang ekstra.
Editor : Akbar Sirinawa