Padahal, pemain berusia 27 tahun tersebut baru enam bulan merumput di Premier League dengan status pinjaman.
Perjalanan Kolo Muani di London Utara sejauh ini jauh dari ekspektasi. Ia bahkan mulai disebut-sebut sebagai salah satu rekrutan yang paling mengecewakan musim ini setelah gagal mencetak satu gol pun di Premier League dalam 15 pertandingan yang telah dijalaninya.
Melansir laporan dari Calciomercato, raksasa Serie A, Juventus, dikabarkan tertarik untuk memboyong kembali Kolo Muani guna memperkuat lini serang mereka di paruh kedua musim ini.
Minat Bianconeri bukan tanpa alasan. Kolo Muani tercatat sempat menikmati masa-masa produktif saat bermain di Italia pada paruh kedua musim lalu. Kala itu, ia sukses mengemas 10 gol dan memberikan tiga assist dari 22 penampilan di seluruh kompetisi.
Meski Juventus berminat, mewujudkan transfer ini diprediksi tidak akan berjalan mudah. Sebagai pemain pinjaman di Tottenham, nasib Kolo Muani tetap bergantung pada keputusan klub induknya, Paris Saint-Germain (PSG).
Laporan tersebut menyebutkan bahwa kesepakatan ini sulit terwujud karena hubungan diplomatik yang sedang tegang antara pihak Juventus dan manajemen PSG. Kendala non-teknis ini disinyalir akan menghambat proses negosiasi perpindahan sang pemain ke Turin.
Performa Kolo Muani di Tottenham memang menjadi sorotan tajam. Berikut adalah perbandingan statistiknya: Di Tottenham (Musim ini): 15 Laga Premier League, 0 Gol. Di Italia (Paruh kedua musim lalu): 22 Laga, 10 Gol, 3 Assist.
Ketajaman yang hilang di Inggris membuat masa depan Kolo Muani kini menjadi teka-teki. Jika Tottenham memutuskan untuk mengakhiri masa pinjaman lebih cepat, sang pemain harus segera mencari destinasi baru untuk menyelamatkan kariernya di tahun 2026 ini.
Editor : Redaksi Lombok Post