Mantan kapten Real Madrid sekaligus peraih Ballon d'Or tersebut dikabarkan kurang puas dengan proposal kontrak baru yang diajukan oleh manajemen klub.
Kabar mengenai ketidakpastian masa depan Benzema mulai mencuat setelah sang pemain mengakui adanya ketertarikan dari sejumlah klub Benua Biru.
"Memang benar saya mendapat tawaran dari Eropa. Saya perlu menganalisis semuanya, memilih dengan tenang, dan melihat di mana saya merasa paling nyaman," kata Benzema dalam sebuah pernyataan sebelum periode Natal lalu.
Kendala Perpanjangan Kontrak
Laporan dari media Perancis, L'Equipe, menyebutkan bahwa Al Ittihad sebenarnya telah menawarkan perpanjangan kontrak kepada pemain berusia 38 tahun tersebut.
Namun, tawaran tersebut dilaporkan tidak menyertakan kenaikan nilai kontrak maupun perubahan syarat yang lebih menguntungkan.
Benzema dikabarkan menganggap persyaratan kontrak yang stagnan tersebut sebagai sebuah "penghinaan".
Sikap ini diambil sang pemain mengingat kontribusinya yang masih sangat signifikan bagi tim musim ini, dengan catatan impresif 16 gol dalam 21 pertandingan di berbagai kompetisi.
Jika pihak klub tetap pada pendiriannya terkait detail kontrak tersebut, durasi masa bakti Benzema di Arab Saudi diperkirakan tidak akan berlanjut setelah musim ini berakhir.
Optimisme Manajemen Al Ittihad
Di tengah isu kepergian sang megabintang, Direktur Olahraga Al Ittihad, Ramon Planes, tetap menunjukkan sikap optimistis. Menurutnya, Benzema masih memiliki komitmen terhadap visi jangka panjang klub.
"Dia termotivasi untuk tetap tinggal, dia melihat bahwa ini adalah proyek serius dengan pemain-pemain bagus, dan dia ingin bermain selama beberapa tahun lagi," ungkap Planes memberikan pembelaan.
Situasi ini menjadi salah satu topik hangat di pasar transfer mendatang, mengingat kualitas Benzema yang dinilai masih kompetitif untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Editor : Redaksi Lombok Post