LombokPost - Manajeman AC Milan telah memutuskan untuk mengirim dokter khusus ke London besok pagi untuk menilai lutut Jean Philippe Mateta.
Keraguan muncul setelah pemain Prancis tersebut menjalani tes medis hari ini di Inggris, setelah Crystal Palace memberikan lampu hijau untuk proses kepindahan striker jangkung tersebut ke AC Milan.
Menurut Gazzetta dello Sport, penilaian dokter yang memeriksanya hari ini di London telah menempatkan AC Milan di persimpangan jalan.
Jean Philippe Mateta sendiri harus tiba di Italia, markas AC Milan, sebelum batas waktu mercato di tutup besok malam waktu setempat.
Jika tidak, dia tidak akan mengenakan seragam Rossoneri AC Milan sama sekali di sisa musim ini maupun musim panas, Januari atau Juni.
Penilaian sekarang sangat rumit, terutama mengingat waktu yang semakin mepet untuk menutup batas waktu transfer sebelum pukul 8 malam waktu Italia.
Akankah lututnya 100 persen meyakinkan? Atau kasusnya serupa Victor Boniface yang gagal berseragam AC Milan.
Jika AC Milan merasa mereka dapat melanjutkan, mereka akan menyelesaikan kesepakatan dengan Crystal Palace.
Kemudian Jean Philippe Mateta akan tiba di Italia untuk sesi foto pertamanya bersama Rossoneri.
Jika tidak, kesepakatan tidak akan berlanjut, bahkan di bulan Juni sekali pun.
Seperti halnya pemeriksaan medis yang dilakukan dengan cermat oleh staff medis
AC Milan saat transfer Victor Boniface, awal musim panas lalu yang kemudian gagal, tidak ada salahnya staff medis menilai kesehatan Jean Philippe Mateta secara menyeluruh.
Terutama karena faktor harga yang mahal yang harus dikeluarkan AC Milan, dan sang pemain sudah tidak muda lagi.
Namun menyadari pendekatan ini, seharusnya lebih bijaksana untuk tidak memberi waktu lama oleh Crystal Palace kepada AC Milan untuk menyelesaikan negosiasi.
Teori konspirasi pun menyeruak, Crystal Palace sengaja menunda-nunda kesepakatan dengan AC Milan hingga menit akhir penutupan bursa, karena menyembunyikan sesuatu terkait sang pemain. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic