Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Pernah Kehabisan Daya Pikat

G
Penulis: Geumerie Ayu❯
UMKM SUKSES: Owner Cimol Bojot AA Apis Adrian tengah melayani pesanan konsumen di gerai barunya yang ada di seberang Museum NTB, di Mataram. (Ferial/Lombok Post)
UMKM SUKSES: Owner Cimol Bojot AA Apis Adrian tengah melayani pesanan konsumen di gerai barunya yang ada di seberang Museum NTB, di Mataram. (Ferial/Lombok Post)

Advertisement

LombokPost – Tren kuliner di Kota Mataram tidak pernah kehabisan daya pikat, beragam kuliner viral terus bermunculan. 

Salah satunya, Cimol Bojot AA Apis milik Adrian, 22 tahun. Pemuda asli Mataram ini sukses mengembangkan bisnis sejumlah kuliner viral, seperti Cimol dan Nasi Bejek.

Sebelum memulai bisnis kuliner viral, Adrian merupakan seorang live streamer dan konten kreator ketika tinggal di Bandung, Jawa Barat. Di sana, dirinya sangat suka jajan berbagai kuliner yang ada di daerah tersebut.

Ketika kembali ke Kota Mataram, NTB, Adrian melihat adanya peluang menarik. Berbekal insting digital sebagai influencer, Adrian berhasil mengubah hobi jajanannya menjadi ladang bisnis kuliner yang menguntungkan.

Adrian memulai usahanya dengan berjualan cimol bojot tahun lalu di depan SPBU Malomba. Ini merupakan salah satu jajanan yang populer di Bandung, namun belum familiar di Mataram saat itu.

Advertisement

Brand bisnisnya bernama Cimol Bojot AA Apis, yang diambil dari nama panggung Adrian sebagai live streamer dan konten kreator sosial media.

Belum lama memulai bisnisnya, produk Cimol Bojot AA Apis langsung viral. Baru-baru ini juga kembali viral menu barunya, Nasi Bejek.

Inspirasi menu Nasi Bejek ini diakui Adrian datang secara tidak sengaja saat dirinya sedang berselancar di aplikasi TikTok.

Menurutnya, visual makanan tersebut menggugah selera dan belum diadopsi pelaku usaha kuliner di Kota Mataram. Ia pun langsung bergerak cepat melakukan uji coba resep.

"Awalnya cuma iseng scroll TikTok, kok kelihatannya ngiler banget. Akhirnya saya coba bikin sendiri di rumah, ternyata enak. Ya sudah, langsung saya putuskan untuk dijual," ujar mahasiswa Manajemen Bisnis Universitas Mataram ini.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pedagang Jangan Sekadar Ikut Tren! Kunci Bisnis Kuliner adalah Konsistensi Rasa

Pedagang Jangan Sekadar Ikut Tren! Kunci Bisnis Kuliner adalah Konsistensi Rasa

Industri kuliner terus menunjukkan geliat yang luar biasa dengan bermunculannya berbagai tren makanan dan minuman baru. Jangan sekedar FOMO

  Jual Beli dan Penyewaan Alat Outdoor Laris Manis, Usaha Kuliner Lokal Ikut Terkerek

Jual Beli dan Penyewaan Alat Outdoor Laris Manis, Usaha Kuliner Lokal Ikut Terkerek

Tren mendaki gunung dan berkemah (camping) dan glamping telah menjadi gaya hidup yang mendarah daging, khususnya di kalangan generasi muda.

Barger, Burger Premium Homemade yang Tengah Viral di Kota Mataram

Barger, Burger Premium Homemade yang Tengah Viral di Kota Mataram

Bagi pencinta kuliner di Mataram, ada satu destinasi baru yang tengah naik daun dan jadi perbincangan hangat di media sosial bernama Barger.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer