Banyak pihak, termasuk mantan rekan setim Del Piero, menilai ada kemiripan gaya main antara sang legenda dengan pemain bernomor punggung 10 saat ini. Namun, Del Piero memiliki pandangan yang lebih bijak mengenai perkembangan sang suksesor.
"Saya selalu menghindari perbandingan. Dia berkembang dan, dari pertandingan ke pertandingan, dia menunjukkan bahwa dia tahu bagaimana mengambil tanggung jawab bahkan dalam pertandingan penting," ujar Del Piero kepada Il Corriere della Sera.
Del Piero mengapresiasi etos kerja dan kemauan belajar yang ditunjukkan oleh Yildiz. Ia melihat adanya kemiripan sikap antara dirinya saat muda dengan dedikasi yang diperlihatkan Yildiz dalam menyerap ilmu dari para pemain senior di skuad Bianconeri.
"Dia jelas telah banyak berkembang dan Anda dapat melihat bahwa dia berkomitmen, mencoba mengambil inspirasi bahkan dari rekan setimnya yang lebih berpengalaman. Sama seperti yang saya lakukan ketika saya masih kecil. Yang benar adalah dia harus menempuh jalannya sendiri yang unik," tutur Del Piero.
Bagi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Juventus tersebut, hal terpenting bagi Yildiz saat ini adalah membangun identitasnya sendiri sebagai pesepak bola profesional.
"Dia harus menciptakan ruangnya sendiri di dunia," tambahnya.
Selain membahas performa individu Yildiz, Del Piero juga menyoroti pengaruh pelatih Luciano Spalletti yang dinilai memberikan dampak signifikan bagi perkembangan pemain dan tim secara keseluruhan. Menurutnya, pendekatan yang dibawa sang pelatih telah memberikan fondasi yang kuat.
"Dasar-dasarnya sudah ada, lalu dia membuat perubahan yang jelas. Dia membawa sikap tertentu, dan yang terpenting, dia menciptakan rasa identitas dalam kelompok," pungkas Del Piero.
Komentar ini seolah menjadi pesan pengingat bagi para penggemar agar memberikan waktu bagi Kenan Yildiz untuk mengukir sejarahnya sendiri di Turin tanpa harus terus dibayangi oleh kebesaran nama para legenda masa lalu.
Editor : Redaksi Lombok Post