Menurut Umtiti, penyerang legendaris tersebut memiliki ambisi yang begitu besar, hingga pencapaian tim terkadang terasa tidak lengkap baginya jika ia tidak mencatatkan nama di papan skor.
Samuel Umtiti, yang pernah bahu-membahu bersama peraih delapan gelar Ballon d'Or tersebut, menyaksikan sendiri bagaimana dorongan internal Messi memotivasi seluruh anggota skuad.
Selama periode kebersamaan mereka, Messi memimpin Blaugrana meraih berbagai kesuksesan di ajang La Liga dan Copa del Rey.
Sosok Rendah Hati dengan Standar Elite
Meski dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah, Messi di mata Umtiti tetap merupakan pribadi yang rendah hati. Karakter inilah yang membuat rekan-rekan setimnya merasa nyaman, sembari tetap berusaha mengejar standar tinggi yang ditetapkan oleh sang kapten.
Dalam wawancara bersama The Elevate House, Umtiti mengenang kepribadian Messi yang tidak pernah merasa lebih besar dari pemain lain meski telah memenangkan segalanya.
"Sebagai pribadi, dia adalah yang terbaik. Anda menyadari bahwa meskipun Anda telah memenangkan segalanya, tidak ada gunanya percaya bahwa Anda lebih unggul," ujar Umtiti.
Umtiti juga menegaskan bahwa kemampuan Messi dalam menentukan hasil pertandingan berada di level yang sulit dicapai oleh pemain lain di dunia.
“Hanya ada satu, yaitu Leo. Di semua level. Hanya dia yang mampu memenangkan pertandingan, dan sangat sedikit yang bisa melakukannya," lanjutnya.
Obsesi terhadap Kesempurnaan
Lebih lanjut, bek asal Perancis tersebut menceritakan sisi kompetitif Messi yang sangat menonjol. Baginya, mencetak gol bukan sekadar tugas, melainkan sebuah kebutuhan emosional untuk merasa puas dalam sebuah pertandingan.
"Jika kami menang 4-0 dan dia tidak mencetak gol, dia tidak senang. Dalam pikirannya, sudah jelas: dia harus mencetak gol setiap saat. Itulah ciri khas pemain hebat," tutur Umtiti menjelaskan mentalitas sang megabintang.
Pernyataan Umtiti ini kian menegaskan bahwa di balik kerendahan hatinya, Lionel Messi memiliki rasa haus akan kesempurnaan yang menjadi kunci utama kesuksesannya bertahan di level tertinggi sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.
Editor : Redaksi Lombok Post