Kounde, yang kini berusia 27 tahun, bergabung dengan Blaugrana pada tahun 2022 di era kepelatihan Xavi Hernandez. Meski sempat menjadi pilar penting, statusnya di bawah asuhan Hansi Flick dilaporkan mulai berubah.
Menurut laporan media Spanyol, Marca, manajemen Barcelona saat ini lebih terbuka untuk mendengarkan tawaran yang masuk bagi Kounde dibandingkan musim-musim sebelumnya. Kounde disebut-sebut tidak lagi masuk dalam kategori pemain yang "tak tersentuh" di dalam skuad.
Namun, proses penjualan potensial ini diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi klub asal Catalan tersebut. Pasalnya, Kounde baru saja menandatangani pembaruan kontrak pada musim panas lalu yang mengikatnya hingga tahun 2030.
Baca Juga: Antoine Griezmann Buka-bukaan soal Penyesalan Tinggalkan Atletico Madrid demi Barcelona
Salah satu alasan kuat di balik rencana penjualan ini adalah faktor teknis di lapangan. Kounde diyakini mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan sistem pertahanan garis tinggi (high defensive line) yang diterapkan oleh Hansi Flick musim ini.
"Diyakini bahwa Kounde kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan bertahan tinggi Barcelona di bawah Flick, dan klub ingin mendatangkan pengganti yang lebih cocok," demikian petikan laporan mengenai alasan di balik wacana pelepasan sang bek.
Hansi Flick dikabarkan menginginkan sosok bek baru yang memiliki kecepatan dan ketepatan lebih dalam melakukan transisi bertahan guna menyempurnakan filosofi permainannya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Jules Kounde maupun manajemen Barcelona terkait rumor kepindahan tersebut. Namun, dengan nilai pasar yang masih tinggi, penjualan Kounde bisa menjadi salah satu solusi bagi Barcelona untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub sekaligus mendatangkan amunisi baru.
Editor : Redaksi Lombok Post