LombokPost - Ketidakhadiran Luka Modric akibat cedera memunculkan ide taktik baru di AC Milan.
Rencana pelatih AC Milan Massimiliano Allegri adalah memainkan Youssouf Fofana sebagai gelandang bertahan di depan lini belakang.
Youssouf Fofana sendiri disebut lebih menyukai peran itu, dibanding bermain sebagai mezzala kanan, peran yang selama ini diembannya di AC Milan.
Apa artinya gaya permainan ini? AC Milan ingin lebih seimbang secara defensif alias pertahanan.
Youssouf Fofana bisa jadi semacam jangkar lini tengah AC Milan, mirip peran Luka Modric tapi dalam balutan kekuatan fisik lebih.
Distribusi bola dan duel fisik akan jadi kunci dalam laga saat peran barunya dicoba kala AC Milan menghadapi Atalanta.
Baca Juga: Tren Penurunan Performa AC Milan Terpampang Nyata dalam Data Statistik
Jika berhasil, perubahan ini bisa memaksimalkan kualitas Youssouf Fofana, membuat lini tengah lebih stabil, dan memberi kebebasan untuk gelandang lain AC Milan menyerang.
Berbicara urusan penyerangan, peran kemungkinan lebih diberikan pada 2 gelandang AC Milan lainnya Adrien Rabiot dan Ruben Loftus-Cheek.
Kayak dinanti, eksperimen posisi baru Youssouf Fofana sebagai pengganti Luka Modric yang lebih berotot.
Baca Juga: Tak Sesuai Ekspektasi, 2 Rekrutan Termahal AC Milan Musim Ini Berpotensi Dijual
Ingat, dalam laga sebelumnya kontra Sassuolo, peran itu diberikan pada Ardon Jashari, dan hasilnya AC Milan dipecundangi 2-0. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic