LombokPost - Alessandro Costacurta berkeyakinan memecat Paolo Maldini adalah kesalahan terbesar dalam beberapa tahun terakhir AC Milan.
"Bahkan orang-orang yang tidak mengenalnya pun mengerti bahwa itu adalah sebuah kesalahan," tegas mantan tandem Paolo Maldini di lini belakang AC Milan itu.
Dia menegaskan, Paolo Maldini sangat pandai menciptakan lingkungan yang tepat di AC Milan.
"Saya tahu betapa pedulinya dia dalam membangun fondasi ruang ganti yang dapat memberikan energi, positivitas, dan keberanian," tegasnya.
Kini, AC Milan diambang kegagalan lolos Liga Champions Eropa.
Selepas kalah 2-3 dari Atalanta, AC Milan kembali merosot di tabel klasemen, sekarang ada di nomor 4, posisi terakhir yang akan lolos Liga Champions Eropa.
Baca Juga: Medsos AC Milan Riuh, Fans juga Lakukan Protes Daring, Serukan Kerinduan pada Paolo Maldini
Masalahnya penurunan seolah belum usai, jika pada 2 laga terakhir AC Milan tak mengantongi poin penuh, bukan tak mungkin mereka akan turun lagi ke posisi 5, bahkan 6.
Dalam kontrak Massimiliano Allegri dengan AC Milan terdapat klausul tentang perpanjangan otomatis untuk satu musim lagi (dari 2027 hingga 2028) jika lolos ke Liga Champions.
Gajinya juga akan meningkat dari € 5 juta menjadi € 6 juta per tahun, tapi hal itu berpotensi urung terjadi bahkan jika pun AC Milan lolos Liga Champions Eropa, bukan tak mungkin manajemen mengevaluasi kinerjanya.
Baca Juga: Fans AC Milan Ingin Selamatkan Klub dengan Furlani Out
Sisa 2 laga terakhir peringkat 3-6 mempertemukan Juventus vs Fiorentina dan Torino vs Juventus. Genoa vs AC Milan dan AC Milan vs Cagliari, AS Roma vs Lazio dan Verona vs AS Roma, kemudian Como vs Parma dan Cremonese vs Como.
Dengan situasi AC Milan saat ini, hampir semua Tim Serie A bisa mengalahkannya, maka menghadapi Genoa dan Cagliari tak bisa dianggap remeh. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic