LombokPost - Mantan bek sayap kanan AC Milan Cafu angkat bicara soal kondisi mantan klubnya.
Mantan pemain berkebangsaan Brazil itu yakin dalam dua pertandingan penentuan ini akan kembali melihat AC Milan seperti yang dikenal di pari pertama musim.
"Menurut saya ini lebih karena penurunan yang alami, sialnya, belakangan kesalahan individu terjadi di banyak pertandingan," kata pria yang pernah mengangkat piala Liga Champions bersama AC Milan itu.
Baca Juga: Calon Penyelamat AC Milan Itu Bernama Zlatan Ibrahimovic
Cafu juga menegaskan, fans punya hak penuh untuk melakukan protes, selama tetap dalam batas, dia percaya tidak ada fans AC Milan yang menginginkan hal buruk untuk timnya sendiri. Sehingga iulan dan nyanyian juga harus dipahami sebagai cara untuk mendorong tim dan suasana.
Terkait pelatih AC Milan Massimiliano Allegri, dikatakan, tiga atau empat minggu lalu, tidak ada yang mempertanyakannya, seolah menegaskan masalahnya bukan pada pelatih.
Kemudian soal striker AC Milan, Rafael Leao dan Christian Pulisic memang sedang kesulitan, dan hal seperti ini sering terjadi dalam sepak bola.
Baca Juga: Christian Pulisic Diduga Berulah, tapi AC Milan Tak Bisa Terlalu Galak
Bagaimana dengan Christopher Nkunku yang menjadi salah satu rekrutan termahal AC Milan musim ini? Dia menegaskan tidak akan terkejut jika nantinya dia menjadi pemain kunci di Liga Champions, karena sangat pemain terlihat dalam kondisi yang sangat baik dan punya kualitas untuk membawa tim.
Soal Luka Modric yang ingin kembali dengan segala cara, menurutnya adalah contoh bagi semua orang, dan nika seorang juara melakukan itu, maka dia adalah pemimpin sejati.
Cafu juga menegaskan keyakinannya bahwa Mike Maignan adalah tipe kapten yang suaranya didengar di ruang ganti AC Milan.
Baca Juga: Muncul Lagi, 2 Nama Baru Berposisi Striker yang Dikaitkan dengan AC Milan
"Apa yang perlu ditingkatkan AC Milan? Sejujurnya, tidak banyak. Pada dasarnya, hanya sedikit lebih beruntung," tutupnya. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic