LombokPost— Mantan gelandang legendaris Spanyol, Gaizka Mendieta, memberikan pandangannya terkait masa depan penyerang sayap Manchester United, Marcus Rashford. Sang pemain dilaporkan sangat menikmati kariernya selama masa peminjaman di Barcelona.
Rashford, yang menghabiskan sepanjang musim kompetisi 2025/2026 sebagai pemain pinjaman di Stadion Camp Nou, memiliki keinginan kuat untuk menetap di Catalonia. Ambisi tersebut mencuat setelah dirinya sukses membantu Blaugrana merengkuh trofi juara La Liga pada bulan ini.
Pemain internasional Inggris tersebut tampil impresif dengan membukukan 14 gol dan 14 assist dari total 48 penampilan di semua ajang. Catatan impresif ini membuat manajemen Barcelona terus berupaya menegosiasikan kesepakatan permanen menjelang pembukaan bursa transfer musim panas.
Kendati demikian, proses negosiasi berjalan alot. Manchester United dilaporkan tetap teguh pada prinsip mereka yang mematok harga sebesar 26,2 juta poundsterling (sekitar Rp 533 miliar) untuk sang penyerang. Angka tersebut kabarnya belum siap disamai oleh kubu Barcelona yang memilih bersikap pasif menjelang akhir musim.
Baca Juga: Bursa Transfer: Manchester United Siap Jual Marcus Rashford ke Rival Premier League
Situasi ini menempatkan Rashford dalam posisi yang dilematis. Saat berbicara kepada Tribal Football melalui PlayUK, Mendieta secara terbuka menyatakan tidak mendukung opsi kepulangan Rashford ke Old Trafford dan berharap sang pemain dapat menetap secara permanen di Liga Spanyol.
“Ini situasi yang rumit karena dia jelas menikmati gaya hidup Barcelona serta bermain. Tetapi gaya sepak bola Barça sangat berbeda dari United, atau mungkin setiap tim Liga Premier.
“Saya sangat penasaran dengan apa yang mungkin dia pikirkan. Saya yakin jika dia sekarang sudah mendapatkan kembali kepercayaan dirinya, dia telah membuktikan kepada semua orang, atau sebagian besar orang, bahwa dia masih bisa bermain dan bermain di level itu.
“Tetapi kembali ke klub di mana pada suatu saat Anda tidak diinginkan, atau Anda tidak dicintai seperti yang Anda inginkan, sulit untuk dipertimbangkan oleh seorang pemain, bahkan jika situasinya telah berubah. Tapi kita telah melihatnya.”
Keinginan Rashford tidak berubah sepanjang bergulirnya musim ini. Ia berharap dapat segera memutus ikatan dengan kubu Setan Merah demi membantu Barcelona mempertahankan gelar juara pada musim depan.
Barcelona sendiri awalnya berharap bisa menegosiasikan opsi peminjaman satu musim lagi. Namun, manajemen Manchester United secara tegas menolak skenario tersebut karena hanya bersedia melepas Rashford lewat skema penjualan penuh. Menurut Mendieta, kembali ke United bukanlah langkah yang realistis bagi karier sang pemain.
“Saya sangat penasaran dengan situasi Rashford, apa yang akan terjadi. Meskipun para pemain tidak keberatan kembali ke klub lama mereka, itu tidak pernah terjadi pada saya, saya tidak pernah punya pilihan, tetapi saya rasa saya juga tidak akan melakukannya.
“Saya pikir Anda harus terus maju, menghadapi tantangan dan situasi selanjutnya. Begitu sesuatu tidak berjalan sempurna untuk Anda, ingatan akan kembali ke para penggemar, dan then they are wrong (kemudian mereka salah). Mereka akan menyalahkan tim, dan Anda kembali ke situasi yang sangat rapuh dan sulit untuk dibalikkan lagi. Jadi ya, mari kita lihat apa yang akan diputuskan Barca.
“Bagi saya, sebagai pemain, selalu seperti itu, Anda meninggalkan suatu tempat di mana keadaannya buruk, dan dia bukanlah pemain yang paling bahagia di United. Dan kemudian Anda pergi karena beberapa alasan tersebut.
“Untuk kembali ke sana sekarang, satu pertandingan Anda tidak mencetak gol, dua pertandingan Anda tidak mencetak gol, Anda tidak bermain, butuh waktu untuk kembali ke performa itu. Kesabaran tidak akan bertahan lama.”
Baca Juga: Tampil Impresif, Barcelona Putuskan Permanenkan Marcus Rashford dari Man United
Mendieta menekankan bahwa kecocokan karakter bermain Rashford dengan filosofi sepak bola ofensif milik Barcelona merupakan aset berharga yang harus dipertahankan oleh kedua belah pihak.
"Bagi Marcus, penting baginya untuk tetap di Barca karena saya rasa tidak mudah untuk menggantikan pemain tipe seperti itu. Tetapi di sisi lain, ketika seseorang cocok dengan sistem, tim, dan ruang ganti, saya pikir itu sangat penting bagi klub maupun para pemain."
Sejumlah laporan internal mengindikasikan bahwa Manchester United memang sudah tidak memiliki niat untuk memasukkan nama Rashford ke dalam kerangka tim utama mereka musim depan. Pihak manajemen klub Inggris tersebut hanya fokus untuk melepasnya pada bursa transfer musim panas ini.
Melansir pemberitaan media Spanyol, Mundo Deportivo, Rashford dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip secara pribadi terkait kontrak berdurasi tiga tahun bersama Barcelona. Demi memuluskan kepindahan ini, ia bahkan bersedia menerima pemotongan gaji hingga 40 persen dari nilai kontrak yang diterimanya selama berada di Old Trafford.
Editor : Redaksi Lombok Post