LombokPost - AC Milan dikabarkan telah menghubungi mantan pelatih Bournemouth Andoni Iraola untuk menjadi pelatih mereka berikutnya.
Andoni Iraola yang diminati AC Milan ini adalah pelatih yang baru saja menyelesaikan masa jabatannya dengan sukses di Bournemouth.
Di bawah asuhannya, Bournemouth berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Soal Pelatih Baru, AC Milan Dekati Antonio Conte, Urusan CEO, Nama Adriano Galliani Muncul Lagi
Andoni Iraola telah memutuskan untuk meninggalkan posisinya seiring habis masa kontraknya, dan kini sejumlah klub mengincarnya, termasuk Napoli, pesaing AC Milan di Serie A.
Karier kepelatihan Andoni Iraola Bournemouth (2023–2026), menjadikan klub itu tim yang sangat ofensif dan proaktif, serta mencatatkan rasio poin per pertandingan tertinggi dalam sejarah klub di kasta tertinggi.
Dia juga pernah melatih Rayo Vallecano (2020–2023), membawanya promosi ke La Liga Spanyol pada tahun 2021 dan mempertahankan posisi papan tengah.
Baca Juga: Kocok Ulang, AC Milan Disebut Resmi Berpisah dengan Orang-orang Ini
Dia juga lernah melatih CD Mirandes di Spanyol dan AEK Larnaca di Siprus, kini Andoni Iraola menjadi salah satu pelatih paling diburu di Eropa setelah menyatakan berpisah dengan Bournemouth.
Owner AC Milan Gerry Cardinale diyakini telah bertemu dengan Andoni Iraola di London sejak pekan lalu untuk saling mengenal antara kedua pihak.
Pelatih berkebangsaan Spanyol ini juga diincar oleh klub Liga Inggris Crystal Palace, sebagai pesaing AC Milan lainnya.
Baca Juga: AC Milan Benar-benar di Ambang Revolusi, Begitu Banyak Nama yang Harus Disingkirkan
Kedatangan Andoni Iraola bisa menjadi titik balik bagi AC Milan, dia jadi pilihan paling bijak, karena kepribadiannya, gagasan sepak bola yang diusungnya, dan karena sikapnya terhadap gaya permainan tertentu di mana terus-menerus terlihat evolusi.
Namun dia bisa saja mengabaikan AC Milan karena berkaitan dengan tuntutan besar klub.
Termasuk motivasi yang mungkin mendorongnya memilih AC Milan yang sedang tidak baik-baik saja, daripada klub-klub lain di mana ia bisa bekerja dengan jauh lebih tenang. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic