lombokpost - Kejutan besar mengguncang sepak bola Inggris. Liverpool resmi memecat Arne Slot dari kursi pelatih kepala setelah musim 2025/2026 berakhir dengan hasil yang jauh dari harapan.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh manajemen klub dan pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), setelah Liverpool gagal finis di zona Liga Champions.
Liverpool pecat Arne Slot menjadi salah satu kabar paling mengejutkan di penghujung musim. Pasalnya, pelatih asal Belanda itu baru setahun lalu sukses mempersembahkan gelar Premier League bagi The Reds.
Namun, sepak bola modern tidak mengenal ruang untuk bernostalgia ketika hasil di lapangan terus menurun.
Liverpool hanya mampu mengakhiri musim di peringkat kelima klasemen Premier League dengan raihan 60 poin.
Hasil tersebut membuat klub Merseyside itu gagal lolos ke Liga Champions musim depan dan harus puas tampil di kompetisi Eropa level kedua.
Keputusan Liverpool pecat Arne Slot sekaligus mengakhiri masa kerja sang pelatih yang baru berjalan dua tahun.
Padahal, Slot masih memiliki sisa kontrak satu musim hingga 2027 sejak ditunjuk sebagai penerus era legendaris Jürgen Klopp pada musim panas 2024.
Dari Puncak Kejatuhan
Pemecatan Slot terasa ironis. Pada musim pertamanya di Anfield, ia sukses membawa Liverpool menjuarai Premier League dan menyamai rekor 20 gelar liga milik rival mereka, Manchester United.
Saat itu banyak pihak meyakini Liverpool telah menemukan sosok ideal untuk melanjutkan warisan Klopp. Namun semuanya berubah drastis hanya dalam waktu satu musim.
Performa The Reds mengalami penurunan tajam. Konsistensi yang menjadi kekuatan utama Liverpool menghilang.
Klub mengalami serangkaian hasil buruk, tersingkir dari perburuan gelar lebih cepat, dan gagal menunjukkan performa meyakinkan di berbagai kompetisi.
Baca Juga: Rumor Transfer: Xabi Alonso Minta Liverpool Boyong Arda Guler jika Gantikan Arne Slot
Cedera pemain yang datang silih berganti semakin memperburuk keadaan. Liverpool juga kehilangan momentum pada fase-fase krusial musim sehingga tertinggal dari para pesaing di papan atas.
Di tengah tekanan yang terus meningkat, isu ketidakpuasan di ruang ganti mulai mencuat. Sejumlah media Inggris melaporkan beberapa pemain senior mulai mempertanyakan pendekatan taktik yang diterapkan Slot.
Nama Mohamed Salah disebut menjadi salah satu figur yang menginginkan Liverpool kembali memainkan sepak bola agresif dan berintensitas tinggi seperti era Klopp.
Baca Juga: Wayne Rooney Sebut Arne Slot Tak Memiliki "Aura" Sebesar Jurgen Klopp di Liverpool
Situasi tersebut membuat posisi Slot semakin sulit dipertahankan. Ketika target utama berupa tiket Liga Champions gagal diraih, FSG akhirnya mengambil keputusan besar dengan mengakhiri kerja sama lebih cepat.
FSG Ambil Langkah Tegas
Dalam pernyataan resmi klub, Liverpool menyampaikan apresiasi atas kontribusi Slot selama menangani tim.
Manajemen mengakui Slot telah memberikan momen bersejarah dengan membawa Liverpool menjadi juara Premier League.
Namun, FSG menilai klub membutuhkan perubahan agar mampu kembali bersaing di level tertinggi.
Keputusan Liverpool pecat Arne Slot disebut telah melalui evaluasi panjang setelah melihat tren performa tim sepanjang musim.
FSG menegaskan fokus utama mereka saat ini adalah mengembalikan Liverpool ke jalur persaingan gelar dan memastikan klub kembali menjadi kekuatan utama di Inggris maupun Eropa.
Baca Juga: Klopp Buka Peluang Kembali, Tekanan untuk Arne Slot di Liverpool Makin Panas
Andoni Iraola Masuk Radar
Tidak butuh waktu lama bagi Liverpool untuk bergerak mencari pengganti.
Beberapa nama langsung muncul dalam daftar kandidat pelatih baru. Namun sosok yang paling banyak dikaitkan dengan Liverpool saat ini adalah Andoni Iraola.
Pelatih asal Spanyol tersebut dianggap memiliki filosofi permainan yang sesuai dengan identitas Liverpool. Gaya bermain menyerang, tekanan tinggi, dan intensitas agresif menjadi nilai tambah yang menarik perhatian FSG.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang Juni 2026
Selain Iraola, Liverpool juga dikabarkan mempertimbangkan nama Sebastian Hoeness dan Pierre Sage. Meski demikian, Iraola disebut sebagai kandidat terdepan untuk mengisi kursi panas di Anfield.
Era Baru Liverpool Dimulai
Keputusan Liverpool pecat Arne Slot menandai awal babak baru dalam perjalanan klub. Tantangan yang dihadapi Liverpool kini tidak hanya soal mencari pelatih baru, tetapi juga membangun kembali kepercayaan suporter setelah musim yang mengecewakan.
Skuad yang masih dihuni pemain-pemain berkualitas seperti Mohamed Salah, Virgil van Dijk, Alexis Mac Allister, dan Dominik Szoboszlai tetap menjadi modal besar untuk bangkit.
Namun pekerjaan rumah Liverpool tidak sedikit. Klub harus segera menentukan arah baru sebelum jendela transfer musim panas dibuka. (***)
Editor : Alfian Yusni