LombokPost - Spekulasi panas langsung merebak menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Tim Meriam London, Arsenal, secara mengejutkan mendapat rekomendasi tingkat tinggi untuk mengamankan tanda tangan penyerang sayap milik Manchester United, Marcus Rashford, demi memperkuat kedalaman skuad mereka menyongsong kompetisi musim depan.
Masa depan sang pemain spekulatif ini memang sedang menjadi teka-teki besar setelah ia menghabiskan sepanjang musim ini sebagai pemain pinjaman di raksasa La Liga, Barcelona. Kendati tampil cukup impresif di Spanyol, kepindahan permanen penyerang lincah tersebut ke Camp Nou tampaknya bakal menemui jalan buntu dan membuka peluang terjadinya drama dalam transfer Arsenal.
Sejatinya, Barcelona mengantongi opsi klausul untuk mempermanenkan status pemain jebolan akademi Manchester United itu dengan mahar senilai £26 juta (sekitar Rp 539 miliar) pada musim panas ini. Namun, opsi tersebut hampir pasti hangus lantaran Blaugrana baru saja meresmikan pembelian penyerang sayap anyar, Anthony Gordon, dari Newcastle United pada pekan lalu.
Baca Juga: Mikel Arteta Cuci Gudang, Christian Norgaard Masuk Daftar Jual Arsenal di Bursa Transfer
Kondisi pelik ini tak pelak membuat manajemen Manchester United dan agen sang penyerang mulai sibuk menatap opsi pelabuhan baru. Di tengah situasi tersebut, nama Arsenal mencuat ke permukaan seiring ambisi besar manajer Mikel Arteta yang ingin memperkuat amunisi demi mempertahankan gelar juara Premier League yang akan mereka bela pada musim depan.
Ide gila kepindahan ini pun mendapat lampu hijau dari legenda hidup Setan Merah, Paul Scholes. Berbicara dalam siniar sepak bola terkemuka The Good, The Bad & The Football, Scholes menilai wacana transfer Arsenal untuk merekrut juniornya itu akan menjadi simbiosis mutualisme atau keputusan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
"Barcelona sebenarnya punya kesepakatan awal untuk membelinya secara permanen, tapi saya rasa mereka sengaja mengulur waktu untuk menawar harganya agar bisa lebih murah. Jika melihat situasi sekarang, pindah ke Arsenal akan menjadi langkah yang luar biasa, benar-benar kepindahan bagus bagi kedua belah pihak. Saya pikir Emirates Stadium adalah tempat yang sangat hebat untuk masa depannya dan juga keuntungan besar bagi klub tersebut," urai Scholes.
Baca Juga: Mikel Arteta Full Senyum! Morgan Rogers Pilih Gabung Arsenal ketimbang Manchester City
Ketika disinggung mengenai kans sang penyerang sayap untuk kembali berseragam Manchester United dan membuktikan diri di Old Trafford, Scholes merasa skeptis. Mantan gelandang legendaris tim nasional Inggris ini menilai baik dari sisi sang pemain maupun internal klub raksasa Manchester tersebut sudah sama-sama tidak memiliki hasrat untuk bersatu kembali.
"Secara historis, dinamika seperti itu sangat jarang terjadi. Sulit melihat seorang pemain bintang dari klub besar pergi ke klub raksasa lain, lalu kembali lagi ke pelukan klub asalnya. Mereka sangat jarang kembali memicu keharmonisan lama, dan saya pribadi tidak berpikir bahwa manajemen Manchester United benar-benar menginginkan dirinya berada di dalam skuad mereka lagi," tambah Scholes.
Fokus Marcus Rashford saat ini memang sedang terbagi karena ia tengah berkonsentrasi penuh bersama skuad Timnas Inggris dalam persiapan menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2026 di kawasan Amerika Utara. Kendati secara hukum ia wajib melapor kembali ke Carrington pasca-turnamen, sudah menjadi rahasia umum di kalangan jurnalis Eropa bahwa Setan Merah menempatkan namanya di daftar teratas daftar jual pada jendela transfer Arsenal mendatang.
Di sisi lain, armada asuhan Mikel Arteta diprediksi bakal bergerak aktif memburu penyerang sayap kiri baru pada musim panas ini. Sebelum dikaitkan dengan bintang Manchester United tersebut, Arsenal gencar dirumorkan menaruh minat pada talenta muda milik Paris Saint-Germain (PSG), Bradley Barcola.
Saat ini, pos penyerang kiri Arsenal sebenarnya sudah dihuni oleh dua nama top, yakni Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard. Namun, kehadiran bintang anyar dinilai krusial guna mengarungi jadwal kompetisi yang kian padat. Atribut ofensif yang dimiliki sang pemain dinilai sangat cocok dengan gaya main cepat yang diusung taktik Mikel Arteta di London Utara.
Baca Juga: Ogah Jadi Cadangan di Arsenal, Gabriel Martinelli Diincar Bayern Munich dan Paris Saint-Germain
Kualitas insting gol sang pemain sepanjang musim ini sebenarnya masih berada di level elite Eropa. Selama masa peminjaman di Barcelona, ia sukses membukukan catatan impresif dengan sumbangan 14 gol dan 14 assist dari total 49 penampilan di semua ajang kompetisi resmi.
Editor : Pujo Nugroho