LombokPost - Keberhasilan Arsenal menyudahi puasa gelar selama 22 tahun dengan merengkuh trofi Premier League musim lalu tidak membuat posisi para pemain aman. Demi mempertahankan takhta juara, manajer Mikel Arteta dituntut untuk melakukan perombakan skuad yang radikal pada bursa transfer musim panas ini.
Langkah berani ini didukung penuh oleh legenda klub, Emmanuel Petit, yang secara blak-blakan meminta Arsenal segera menjual beberapa nama besar di lini depan demi memfasilitasi kedatangan pemain baru yang lebih segar.
Menurut Emmanuel Petit, langkah cuci gudang sangat penting dilakukan Arsenal agar memiliki dana segar dan ruang gaji yang cukup untuk berburu bintang baru. Sang legenda secara spesifik menunjuk tiga nama yang dianggapnya sudah tidak memberikan kontribusi maksimal bagi tim Meriam London.
Menariknya, Emmanuel Petit mendesak klub untuk segera melepas duo Brasil, Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli, serta penyerang sayap asal Inggris, Noni Madueke, dari skuad utama The Gunners.
Baca Juga: Martin Odegaard Mulai Loyo, Arsenal Siap Pecahkan Rekor Transfer Demi Morgan Rogers
Keputusan Emmanuel Petit memasukkan nama Gabriel Martinelli dalam daftar jual tentu memicu perdebatan sengit di kalangan loyalis Arsenal. Namun, jika berkaca pada performa musim lalu, peran Gabriel Martinelli memang terlihat mulai merosot dan kalah bersaing di bawah strategi taktis Mikel Arteta.
Atas dasar penurunan performa itulah, Emmanuel Petit merasa bahwa menjual Gabriel Martinelli saat harga pasarnya masih tinggi adalah keputusan bisnis sekaligus taktik yang sangat masuk akal bagi klub.
Selain faktor Gabriel Martinelli, sang legenda juga menyoroti performa Noni Madueke yang dibeli mahal senilai £52 juta dari Chelsea, namun dianggap belum memenuhi standar juara. Emmanuel Petit menilai lini serang Arsenal saat ini membutuhkan penyegaran berupa sosok winger yang jauh lebih bertenaga, cepat, dan memiliki kemampuan teknis mumpuni.
Baca Juga: Ini Target Transfer Arsenal untuk Amunisi Baru Musim Depan
Di sisi lain, meskipun mendesak pelepasan Gabriel Martinelli dan kolega, pria asal Prancis ini justru meminta manajemen untuk sekuat tenaga mempertahankan Leandro Trossard dari godaan klub-klub Turki.
Sinyal perombakan yang disuarakan oleh Emmanuel Petit ini tampaknya sejalan dengan ambisi pemilik klub, Josh Kroenke, yang menegaskan bahwa aktivitas transfer Arsenal tidak akan berhenti setelah menjadi juara.
Rencana penjualan Gabriel Martinelli dan beberapa pemain depan lainnya diprediksi akan memuluskan ambisi Mikel Arteta yang ingin mendaratkan tiga hingga empat rekrutan elite baru. Arsenal sadar betul bahwa rival-rival domestik mereka tengah berbenah, dan mempertahankan gelar juara membutuhkan ketegasan untuk mendepak pemain yang mulai kehilangan tajinya.
Editor : Pujo Nugroho