LombokPost - Sejarah baru tercipta di panggung Piala Dunia 2026. Tim non-unggulan Afrika Selatan secara luar biasa berhasil melangkah ke babak gugur untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka, setelah menumbangkan raksasa Asia, Korea Selatan.
Bertanding di Estadio BBVA, Monterrey, laga hidup mati ini berjalan dengan tensi yang sangat tinggi. Afrika Selatan sukses menjungkirbalikkan semua prediksi dengan mengunci kemenangan tipis namun krusial berkat gol tunggal yang dicetak sang penyerang sayap, Thapelo Maseko.
Kemenangan ini membuat Afrika Selatan berhak melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status sebagai runner-up Grup A. Sebaliknya, kekalahan menyakitkan ini membuat Korea Selatan harus mengemas koper lebih cepat dan memicu kekecewaan mendalam bagi para pendukungnya.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Brasil Cukur Skotlandia 3-0, Vinicius Junior Gacor dan Neymar Jr Nangis Bahagia
Sejak babak pertama dimulai, laga ini menyajikan duel taktik yang sangat ketat. Meskipun Korea Selatan mendominasi penguasaan bola, justru Afrika Selatan yang bermain lebih efektif dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.
Ketangguhan kiper Korea Selatan, Kim Seung-gyu, sempat membuat frustrasi lini depan Bafana Bafana. Ia melakukan dua penyelamatan gemilang di paruh pertama, termasuk menggagalkan tembakan jarak jauh Thalente Mbatha dan peluang emas jarak dekat dari Evidence Makgopa. Babak pertama ini pun berakhir imbang tanpa gol.
Melihat lini serangnya buntu, pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, langsung mengambil keputusan ekstrem di babak kedua dengan memasukkan sang megabintang, Son Heung-min. Kehadiran Son Heung-min diharapkan mampu memecah kebuntuan dan mengubah arah pertandingan Piala Dunia 2026 ini.
Baca Juga: Dari Helatan Piala Dunia, Mungkin Ini Sinyal Christian Pulisic Ingin Tinggalkan AC Milan
Namun petaka justru datang bagi Korea Selatan lewat sebuah serangan balik cepat. Pemain pengganti Afrika Selatan, Teshpang Moremi, melakukan aksi individu menawan di sisi kiri sebelum melepaskan umpan silang matang. Thapelo Maseko yang mengontrol bola dengan tenang langsung melepaskan tembakan mendatar ke tiang dekat yang gagal dihalau kiper. Skor berubah 1-0 untuk Afrika Selatan.
Di sisa waktu pertandingan, Son Heung-min dan kolega terus mengurung pertahanan lawan demi menyamakan kedudukan harian Piala Dunia 2026. Namun, disiplinnya lini belakang Afrika Selatan membuat skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan menyakitkan ini langsung disikapi dengan jantan oleh pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo. Ia pasang badan atas kegagalan tim asuhannya yang gagal melaju dari fase grup turnamen bergengsi ini.
”Saya percaya para pemain telah memberikan segalanya di lapangan. Sangat mengecewakan kami harus kebobolan terlebih dahulu. Terkait hasil buruk di Piala Dunia 2026 ini, sepenuhnya adalah tanggung jawab saya sebagai kepala pelatih,” ujar Hong Myung-bo.
Baca Juga: Maroko dan Brasil Melaju ke 32 Besar, Vinicius Jr Ukir Rekor di Piala Dunia 2026
Di kubu seberang, sang pahlawan kemenangan, Thapelo Maseko, tidak bisa menyembunyikan rasa emosionalnya setelah membawa negaranya mengukir tinta emas di Piala Dunia 2026.
”Ini luar biasa, rasanya benar-benar seperti mimpi. Terima kasih untuk seluruh suporter. Keberhasilan di Piala Dunia 2026 ini adalah untuk semua orang yang mendukung kami, dan juga untuk mereka yang meragukan kami. Tim ini membuktikan bahwa kami mampu dan kami kuat,” tegas Thapelo Maseko berapi-api.
Dengan Hasil Piala Dunia 2026 ini, Afrika Selatan dijadwalkan akan terbang ke Los Angeles pada 28 Juni mendatang untuk menantang Kanada di babak 32 besar.
Editor : Pujo Nugroho