LombokPost - Kabar gembira sekaligus mencemaskan datang dari panggung sepak bola terakbar di jagat raya. Lebih dari separuh kekuatan Arsenal di Piala Dunia dilaporkan sukses menembus babak semifinal turnamen bergengsi tersebut. Keberhasilan ini otomatis memastikan bahwa para bintang London Utara akan terus bertahan di turnamen hingga akhir pekan final, sebuah catatan luar biasa yang menegaskan kualitas individu dari pilar-pilar penting penghuni skuad Mikel Arteta saat ini.
Secara total, klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu mengirimkan 15 pemain terbaiknya ke turnamen sepak bola empat tahunan ini. Kini, dengan menyisakan satu pekan krusial sebelum kompetisi berakhir, delapan pemain Arsenal di Piala Dunia tercatat masih memiliki peluang besar untuk mengangkat trofi berlapis emas tersebut. Namun, jika dilihat dari sudut pandang persiapan klub menyongsong musim baru Liga Inggris, hasil di babak perempat final kemarin sejatinya merupakan skenario terburuk yang harus dihadapi oleh tim medis klub.
Rentetan kemenangan para penggawa Meriam London di babak delapan besar kemarin memang menjadi buah simalakama bagi ketahanan fisik skuad Mikel Arteta. Bek tangguh William Saliba bersama Prancis sukses melangkah ke semifinal setelah menumbangkan Maroko.
Baca Juga: Dapatkan Elijah Upson Gratisan, Arsenal Berani Goda Vinicius Junior Keluar dari Real Madrid
Dari kubu Spanyol, trio David Raya, Mikel Merino, dan Martin Zubimendi melaju usai menyingkirkan Belgia yang diperkuat Leandro Trossard. Sementara kuartet Eberechi Eze, Declan Rice, Noni Madueke, dan Bukayo Saka membawa Inggris ke semifinal dengan mendepak kapten mereka sendiri, Martin Odegaard. Fakta ini membuktikan betapa mendominasinya pemain Arsenal di Piala Dunia musim ini.
Andai saja dalam laga krusial sebelumnya Maroko, Belgia, dan Norwegia yang memenangkan pertandingan, maka beban kerja skuad Mikel Arteta dipastikan bakal jauh lebih ringan. Arsenal mungkin hanya akan menyisakan dua nama saja di pekan terakhir turnamen, termasuk Leandro Trossard yang rumornya segera dilego ke Besiktas. Namun takdir berkata lain, delapan pemain Arsenal di Piala Dunia 2026 justru terus melaju kencang dan dipaksa memeras keringat lebih lama demi membela panji negara mereka masing-masing di babak empat besar.
Risiko kelelahan fisik kini membayangi para bintang Meriam London yang berlaga di turnamen tersebut. Mengingat regulasi kompetisi, andai Spanyol dan Inggris nantinya harus tersingkir di babak semifinal pun, ketujuh pemain Arsenal di Piala Dunia dari kedua negara tersebut tidak bisa langsung pulang liburan. Mereka tetap diwajibkan bertahan untuk melakoni laga perebutan tempat ketiga pada hari Sabtu mendatang. Kondisi ini praktis hanya memberikan mereka keuntungan waktu istirahat satu hari lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang sukses melenggang ke partai final.
Baca Juga: Gila-gilaan di Bursa Transfer Arsenal: Mikel Arteta Bidik Bruno Guimaraes, Siap Pecahkan Rekor
Kendati memicu kekhawatiran massal terkait kebugaran, ada sisi positif yang bisa dibanggakan oleh para suporter setia klub. Dengan komposisi bagan semifinal saat ini, tiga dari empat tim nasional yang tersisa dipastikan memiliki pilar utama dari skuad Mikel Arteta. Hal ini menjamin bahwa Meriam London berpeluang besar melahirkan satu, tiga, atau bahkan empat juara dunia baru di akhir turnamen nanti. Tercatat hanya Argentina yang menjadi satu-satunya semifinalis tanpa diperkuat pemain Arsenal di Piala Dunia.
Keuntungan besar lainnya yang patut disyukuri oleh tim kepelatihan adalah kondisi kebugaran sang kapten utama, Martin Odegaard. Pemain cerdas yang memimpin Norwegia itu dilaporkan berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan turnamen tanpa menderita cedera kambuhan. Mengingat Odegaard sempat berjuang keras melawan masalah kebugaran sepanjang musim lalu bersama skuad Mikel Arteta, kabar pulihnya sang gelandang tentu menjadi angin segar. Ia kini memiliki waktu libur selama tiga pekan sebelum menyusul rekan-rekannya di sesi pramusim.
Namun, situasi bertolak belakang harus dihadapi oleh delapan nama tersisa yang masih berjuang di babak semifinal. Nama-nama beken seperti Saliba, Raya, Merino, Zubimendi, Eze, Rice, Madueke, dan Saka dipastikan bakal absen dalam tiga laga uji coba awal pramusim klub.
Tak hanya itu, deretan Pemain Arsenal di Piala Dunia tersebut juga diragukan bisa tampil bugar saat The Gunners melakoni laga penting Community Shield yang dijadwalkan bergulir pada tanggal 16 Agustus mendatang.
Jarak waktu antara laga perebutan tempat ketiga atau partai final dengan kompetisi domestik perdana memang terhitung kurang dari satu bulan. Jadwal super padat ini tentu menjadi sebuah sakit kepala tersendiri bagi sang manajer, Mikel Arteta, dalam menyusun program latihan yang ideal. Kendati demikian, risiko kehilangan pilar penting akibat kelelahan pasca-turnamen besar internasional merupakan konsekuensi logis yang mutlak harus dihadapi oleh klub sebesar Arsenal yang dihuni oleh deretan pemain berlabel bintang dunia.
Editor : Pujo NugrohoSumber : dailycannon.com