Paredes Minta Dihormati Usai Terlibat Keributan dengan Gavi

Kimda Farida • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 13:59 WIB
Leandro Paredes terlibat keributan dengan Gavi dan Eric Garcia setelah pertandingan berakhir. Insiden tersebut berujung kartu merah untuk Paredes. (Istimewa)
Leandro Paredes terlibat keributan dengan Gavi dan Eric Garcia setelah pertandingan berakhir. Insiden tersebut berujung kartu merah untuk Paredes. (Istimewa)

LombokPost--Leandro Paredes angkat bicara setelah terlibat keributan dengan Gavi seusai pertandingan Final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7) waktu setempat.

Gelandang Argentina itu mengaku terpancing emosi karena merasa tidak dihormati saat para pemain lawan yakni Tim Spanyol merayakan kemenangan tepat di hadapannya.

Paredes mengatakan, situasi tersebut membuatnya merasa terganggu dan tidak nyaman.

Menurutnya, rasa saling menghormati tetap harus dijaga antarpemain, terlebih setelah pertandingan besar yang mempertemukan Spanyol dan Argentina itu berlangsung dengan tensi tinggi.

"Setelah peluit akhir, saya melihat mereka merayakan kemenangan tepat di depan saya. Saat itu terasa sangat mengganggu dan, sejujurnya, saya merasa tidak dihormati. Anda harus menghormati lawan, terutama setelah pertandingan seperti itu," ujar Paredes.

Pemain tersebut juga mengakui bahwa reaksinya berlebihan.

Ia bahkan menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya dan menerima konsekuensi yang mungkin harus dihadapi.

"Saya tidak bangga dengan reaksi saya. Saya ingin meminta maaf untuk itu. Namun, dalam situasi seperti itu, sangat sulit mengendalikan emosi," katanya.

Baca Juga: Leandro Paredes Diganjar Kartu Merah Usai Terlibat Keributan dengan Gavi dan Eric Garcia

Paredes menjelaskan, setiap pemain memberikan seluruh kemampuan di lapangan. Karena itu, ketika terjadi sesuatu yang dianggap provokatif tepat di depan mata, emosi sulit untuk diredam.

"Mungkin saya bereaksi berlebihan dan saya menerima konsekuensinya. Namun, saya juga percaya harus ada rasa saling menghormati di antara para pemain," lanjutnya.

Menurut Paredes, sepak bola memang tidak lepas dari emosi, terutama ketika pertandingan besar mempertemukan dua tim dengan rivalitas tinggi.

Namun, ia menyayangkan situasi yang akhirnya membuat ketegangan antarpemain meningkat setelah laga berakhir.

"Sepak bola penuh emosi, terutama dalam pertandingan besar. Terkadang situasinya bisa berjalan terlalu jauh dan sayangnya, ini adalah salah satu momen tersebut," tuturnya.

Pernyataan Paredes tersebut menjadi sorotan setelah insiden keributan yang melibatkan dirinya dan sejumlah pemain Spanyol seusai pertandingan yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol. 

Ia berharap kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran dan tidak mengurangi nilai sportivitas dalam sepak bola.

Editor : Kimda Farida
Sumber : berbagai sumber
Gavi Argentina spanyol sepak bola leandro paredes