Enzo Fernández Kecewa Kartu Merah Lawan Spanyol: “Dunia Seolah Runtuh”

Kimda Farida • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 15:26 WIB
Enzo Fernández menyesali kartu merah yang diterimanya saat Argentina menghadapi Spanyol di Piala Dunia 2026.
Enzo Fernández menyesali kartu merah yang diterimanya saat Argentina menghadapi Spanyol di Piala Dunia 2026.

 

LombokPost--Gelandang Argentina, Enzo Fernández, mengungkapkan kekecewaannya setelah mendapat kartu merah dalam pertandingan melawan Spanyol di Piala Dunia 2026.

Ia menilai keputusan wasit yang memberinya kartu kuning kedua tidak adil dan mengubah jalannya pertandingan.

Dalam pernyataan yang beredar, Enzo mengaku menyadari dirinya sudah mengantongi satu kartu kuning.

Namun, ia menilai kontak yang terjadi dalam insiden tersebut sangat minim sehingga kartu kuning kedua terasa sulit diterima.

“Wasit benar-benar tidak adil. Ketidakadilan itu terlihat jelas dari posisi saya. Saya tahu saya sudah punya kartu kuning, tapi kontaknya hampir tidak ada. Menerima kartu kuning kedua untuk situasi itu sangat sulit diterima,” ujar Enzo.

Kartu merah tersebut menjadi pukulan berat bagi pemain Chelsea itu. Enzo mengaku merasa dunia seolah runtuh ketika melihat wasit mengeluarkan kartu merah.

“Saat saya melihat kartu merah itu, dunia seolah runtuh di atas saya. Saya merasa telah mengecewakan rekan-rekan saya, staf pelatih, dan seluruh rakyat Argentina,” katanya.

Baca Juga: UT Mataram-Pemkab KLU Jalin Kerja Sama Penguatan SDM

Enzo menilai pengusirannya membuat Argentina harus menghadapi situasi yang jauh lebih sulit.

Padahal, menurutnya, tim telah mempersiapkan pertandingan dengan matang dan menjalankan strategi yang telah direncanakan.

Ia juga mengaku sangat terpukul karena tidak bisa membantu rekan-rekannya hingga pertandingan berakhir.

“Saya hancur karena tidak bisa berada di sana untuk berjuang bersama rekan-rekan saya hingga peluit akhir,” ucapnya.

Enzo kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Argentina.

Ia mengaku memahami besarnya arti pertandingan tersebut bagi para pendukung La Albiceleste.

“Kepada seluruh rakyat Argentina, saya minta maaf dari hati yang paling dalam. Saya telah memberikan segalanya di lapangan dan tidak pernah berniat meninggalkan tim dengan hanya sepuluh pemain,” tuturnya.

Meski mengakui keputusan wasit menjadi bagian dari sepak bola, Enzo tetap merasa Argentina tidak mendapatkan perlakuan yang adil.

Ia menilai hukuman yang diterimanya tidak sebanding dengan aksi yang terjadi di lapangan.

Baca Juga: Bursa Transfer: Real Madrid Berubah Pikiran, Siap Angkut Rodri dari Manchester City

Namun, kekecewaan tersebut tidak membuat Enzo kehilangan kebanggaan terhadap timnya.

Ia menegaskan Argentina akan belajar dari pengalaman tersebut dan berusaha bangkit.

“Meskipun kecewa, saya sangat bangga dengan tim ini. Kami berjuang untuk setiap bola, mewakili negara kami dengan penuh gairah, dan tidak pernah berhenti percaya,” ujarnya.

Enzo menutup pernyataannya dengan pesan penuh keyakinan.

Bagi dirinya, hasil pertandingan tidak akan menghapus perjuangan yang telah dilakukan Argentina.

“Bagi kami, kami tetap juara dalam semangat. Kami akan belajar dari ini, kembali lebih kuat, dan terus membela Argentina dengan kebanggaan dan komitmen yang sama seperti biasa,” pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : siaran pers
Argentina spanyol enzo fernandez world cup 2026 piala dunia 2026