Franco Baresi Wafat, AC Milan Kehilangan Sang Kapten Abadi

Suharli Harli • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 13:31 WIB
Franco Baresi.
Franco Baresi.

 

LombokPost-Legenda AC Milan dan Timnas Italia Franco Baresi meninggal dunia pada usia 66 tahun, Jumat (31/7). Kabar duka itu dikonfirmasi secara resmi oleh AC Milan.

Klub berjuluk Rossoneri itu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Baresi. Milan menyebut kepergian mantan kaptennya sebagai kehilangan yang dirasakan seluruh keluarga besar klub.

“Seluruh sejarah AC Milan berduka atas kepergian Franco Baresi,” tulis klub dalam pernyataannya.

Milan menilai keteladanan dan integritas Baresi akan selalu melekat dalam perjalanan klub. Warisannya dianggap abadi seperti nomor punggung 6 yang telah dipensiunkan.

Penyebab wafat Baresi belum diumumkan secara resmi oleh klub maupun keluarganya. Namun, kondisi kesehatan mantan bek itu dilaporkan memburuk dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Ini soal Barisan Striker AC Milan: Andrej Kostic, Francesco Camarda, Santiago Gimenez, Rafael Leao, hingga Goncalo Ramos

Media Spanyol AS melaporkan Baresi meninggal di Klinik Humanitas, Rozzano, dekat Milan. Informasi mengenai lokasi meninggal belum dicantumkan dalam pengumuman resmi AC Milan.

Pada Agustus 2025, pemeriksaan kesehatan rutin menemukan nodul pada paru-paru Baresi. Ia kemudian menjalani operasi pengangkatan melalui prosedur minimal invasif.

AC Milan saat itu menyatakan operasi berjalan baik tanpa komplikasi. Dokter spesialis onkologi kemudian merekomendasikan imunoterapi lanjutan.

Namun, klub belum menyatakan bahwa riwayat kesehatan itu menjadi penyebab wafatnya Baresi.

Sehari sebelum pengumuman resmi, kabar meninggalnya Baresi sempat beredar di media sosial. AC Milan membantah informasi itu karena Baresi masih hidup saat kabar tersebut beredar.

Klub ketika itu mengakui Baresi sedang menghadapi kondisi kesehatan yang sulit. Milan juga meminta publik menghormati privasi keluarga.

Kondisinya kemudian dilaporkan terus memburuk hingga klub mengumumkan kepergiannya pada Jumat.

Penampilan publik terakhir Baresi berlangsung pada Februari 2026. Ia bersama Giuseppe Bergomi membawa obor Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina ke Stadion San Siro.

Baresi menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan. Ia juga menjabat sebagai wakil presiden kehormatan klub sejak 2020 hingga akhir hayatnya.

Baca Juga: Pemain AS Roma Tarik Minat AC Milan, Matias Soule Namanya

Mantan kapten Rossoneri itu meninggalkan warisan besar dalam sepak bola Italia. Kepemimpinan, loyalitas, dan kemampuannya membaca permainan menjadikannya salah satu bek terbaik sepanjang sejarah.

Nomor punggung 6 miliknya dipensiunkan AC Milan setelah ia gantung sepatu pada 1997. Penghormatan itu menegaskan kedudukan Baresi sebagai simbol abadi klub.

Kepergian Baresi menutup perjalanan hidup salah satu figur terbesar AC Milan. Namun, jejak sang kapten akan tetap hidup dalam sejarah Rossoneri dan sepak bola dunia.

Editor : Akbar Sirinawa
sepak bola dunia Franco Baresi ac milan legenda sepak bola Timnas Italia