LombokPost– Lini tengah Atletico Madrid diproyeksikan bakal tampil dengan wajah yang sangat berbeda pada awal musim 2026/2027.
Kepergian Antoine Griezmann dan Thiago Almada dari ibu kota Spanyol pada bursa transfer musim panas ini mendorong pelatih Diego Simeone untuk melakukan perombakan besar-besaran di sektor gelandang Los Rojiblancos.
Atletico sejauh ini telah sukses mendaratkan Morten Hjulmand dari Sporting CP serta Kang-in Lee dari Paris Saint-Germain (PSG). Kendati demikian, Simeone dilaporkan masih berburu setidaknya satu gelandang baru sebelum jendela transfer resmi ditutup pada akhir Agustus.
Nama yang kini berada di radar utama Atletico adalah gelandang Girona asal Maroko, Azzedine Ounahi. Penampilan impresif Ounahi bersama timnas Maroko di ajang Piala Dunia 2026 kembali mencuri perhatian raksasa LaLiga tersebut, menyusul terdegradasinya Girona pada akhir musim 2025/2026.
Pihak Girona sendiri bersikap realistis mengenai peluang mempertahankan pemain berkelas seperti Ounahi di kasta kedua Liga Spanyol. Terlebih, rekan duetnya di timnas Maroko, Ayyoub Bouaddi, kian dekat untuk bergabung dengan Manchester City, sementara Rodri berlabuh ke Barcelona.
Ounahi sebenarnya tampil apik dengan mengemas lima gol di liga untuk Girona musim lalu, meski catatan tersebut belum mampu menyelamatkan klub dari jurang degradasi.
Dengan Barcelona yang saat ini memfokuskan seluruh energinya untuk merampungkan transfer Rodri, Atletico Madrid berpeluang besar mengajukan penawaran resmi bernilai 20 juta euro (sekitar Rp 346 miliar) untuk mengamankan tanda tangan Ounahi.
Langkah memboyong Ounahi dipandang sebagai keputusan jangka panjang yang sangat masuk akal bagi Simeone. Terlebih lagi, masa bakti dua pilar senior Atletico, Koke dan Marcos Llorente, bakal habis pada musim panas mendatang.
Editor : Redaksi Lombok Post