Perhatikan Pemain yang Satu Ini, Yunus Musah, Gelandang Pengangkut Air AC Milan

Prihadi Zoldic • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:30 WIB
ADU SKILL: Gelandang AC Milan Yunus Musah berebut bole dengan pemain Torino. (Istimewa)
ADU SKILL: Gelandang AC Milan Yunus Musah berebut bole dengan pemain Torino. (Istimewa)

 

LombokPost - Dalam skema 3-4-2-1 AC Milan, Yunus Musah diplot sebagai pemain yang bisa memberikan energi, mobilitas, dan keseimbangan di lini tengah.

Yunus Musah punya kemampuan membawa bola, melakukan pressing, mengejar lawan, serta menutup ruang ketika AC Milan kehilangan bola.

Dengan Yunus Musah berada lebih dalam, gelandang AC Milan lainnya Adrien Rabiot bisa didorong ke posisi yang lebih tinggi untuk membantu serangan. 

Baca Juga: Aston Villa Berpeluang Rekrut 2 Pemain AC Milan Sekaligus

Adrien Rabiot bisa memanfaatkan fisik dan kemampuannya melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. 

Jadi, Yunus Musah berperan sebagai penyeimbang sekaligus penghubung transisi AC Milan. 

Itulah alasan Ruben Amorim menyiapkan satu slot untuknya di lini tengah AC Milan. 

Baca Juga: Rafael Leao Semakin Dekat dengan Pintu Keluar AC Milan

Selama ini Yunus Musah adalah salah satu pemain AC Milan yang paling sering menerima kritik setiap kali melakukan kesalahan dan jarang dipuji atas kerja kerasnya. 

ADU KECEPATAN: Yunus Musah, gelandang AC Milan berebut bola dengan pemain Torino. (Istimewa)
ADU KECEPATAN: Yunus Musah, gelandang AC Milan berebut bola dengan pemain Torino. (Istimewa)

 

Yunus Musah adalah salah satu pemain terbaik AC Milan dalam pertandingan kontra Torino itu.

Dia hebat dalam menerima bola, luar biasa dalam keluar dari tekanan, selalu memberikan solusi untuk rekan-rekannya, bergerak aktif, dan terus-menerus memberikan opsi tambahan bagi pemain AC Milan lainnya. 

Baca Juga: AC Milan Masih Akan Bergerak Setidaknya untuk 2 Posisi Ini

Yang terpenting, ketika seluruh tim mulai kelelahan secara fisik di menit-menit akhir, Yunus Musah masih berlari, menekan, dan bertarung untuk setiap bola seolah-olah pertandingan AC Milan baru saja dimulai.

Mungkin saatnya para fans mulai melihat sedikit sisi lebih dari seorang Yunus Musah yang musim ini diberi kepercayaan pelatih untuk menjaga lini tengah. 

Menghadapi Torino, AC Milan berhasil melepaskan setidaknya 10 tembakan di dalam kotak penalti pada babak pertama. 

Baca Juga: Here We Go, Christopher Nkunku Tinggalkan AC Milan, Rafael Leao Menyusul

FOKUS: Pelatih AC Milan Ruben Amorim mengawasi anak asuhnya dalam laga kontra Torino. (Istimewa)
FOKUS: Pelatih AC Milan Ruben Amorim mengawasi anak asuhnya dalam laga kontra Torino. (Istimewa)

 

Dengan kemenangan AC Milan ini, Ruben Amorim menjadi pelatih asing pertama sejak 2009 yang memenangkan pertandingan Serie A pertamanya di luar kandang.

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post Online
adrien rabiot yunus musah ac milan