LombokPost - Sepak bola modern selalu menyimpan kisah inspiratif yang menggegerkan dunia. Salah satu cerita dongeng paling fenomenal musim ini datang dari juru taktik asal Lituania, Valdas Dambrauskas. Mantan kontestan kuis televisi yang tidak memiliki riwayat sebagai pesepak bola profesional itu sukses mengukir sejarah luar biasa membawa klub Azerbaijan, Sabah FK, lolos ke fase liga UEFA Champions League (UCL).
Kisah ajaib sang manajer bermula pada kisaran tahun 2000 saat ia masih berstatus sebagai mahasiswa di Lituania. Berbekal wawasan umum yang luas, Valdas Dambrauskas tampil sebagai pemenang dan membawa pulang hadiah uang tunai dalam acara kuis populer Who Wants to Be a Millionaire versi Lituania.
Bukannya menghabiskan uang tersebut untuk barang mewah, Valdas Dambrauskas memilih modal nekat dengan merantau ke Inggris. Seluruh uang hadiah kuis tersebut ia investasikan penuh untuk membiayai pendidikan kepelatihan lisensi UEFA serta mengambil program studi ilmu olahraga demi mengejar impian masa kecilnya menjadi pelatih sepak bola profesional.
Baca Juga: Barcelona Siapkan €100 Juta Usai Sepakat Secara Personal Dengan Lautaro Martinez
Selama menimba ilmu di Britania Raya, Valdas Dambrauskas rela melakoni berbagai pekerjaan sampingan untuk bertahan hidup sekaligus menimba pengalaman melatih tim usia muda di lingkungan klub top seperti Manchester United, Fulham, hingga Brentford. Karier kepelatihan pertamanya di level senior dimulai dari kasta kesembilan Liga Inggris bersama Kingsbury London Tigers pada 2007.
Perjalanan panjang nan terjal berlanjut saat ia memutuskan pulang ke tanah airnya untuk melatih Timnas Lituania U-17 dan U-19, dilanjutkan dengan rentetan prestasi bersama Ekranas dan Žalgiris. Rekam jejak kepelatihannya terus meluas ke berbagai negara Eropa, mulai dari FK RFS (Latvia), HNK Gorica dan Hajduk Split (Kroasia), Ludogorets Razgrad (Bulgaria), OFI (Yunani), AC Omonia (Siprus), hingga Diósgyőri VTK (Hungaria).
Baca Juga: Amankan Dana Pensiun, Tijjani Reijnders Resmi Pindah ke Al Qadsiah
Petualangan fantastis tersebut akhirnya membawanya berlabuh ke Azerbaijan untuk melatih Sabah FK pada pertengahan 2025. Klub yang baru berdiri pada tahun 2017 itu disulapnya menjadi kekuatan baru yang menakutkan, hingga mampu mematahkan dominasi raksasa Qarabağ FK yang sebelumnya menguasai kompetisi domestik selama empat musim berturut-turut.
Puncak keajaiban kepelatihan Valdas Dambrauskas terjadi di panggung kualifikasi Liga Champions. Dalam laga hidup-mati babak play-off, Sabah FK sukses menyingkirkan wakil Israel, Hapoel Be'er Sheva, lewat laga sengit berkesudahan agregat 6-4 setelah melalui babak perpanjangan waktu. Kemenangan dramatis tersebut memastikan tiket bersejarah ke fase liga UCL bagi Sabah FK untuk pertama kalinya.
Keberhasilan ini menjadikan Valdas Dambrauskas sebagai pelatih pertama asal Lituania dan wilayah Baltik yang sukses memimpin sebuah klub berlaga di fase liga UEFA Champions League. Dari seorang mahasiswa biasa yang memenangkan kuis pengetahuan umum, Valdas Dambrauskas kini resmi berdiri sejajar dengan deretan pelatih elite di panggung tertinggi sepak bola Eropa.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Reuters