LombokPost – Pergerakan Arsenal di panggung bursa transfer musim panas ini ternyata menyimpan cerita kejutan. Manajemen Arsenal dilaporkan sempat melancarkan aksi nekat untuk memboyong striker andalan Inter Milan, Lautaro Martinez, saat masa penutupan jendela transfer makin mendekat.
Manajer Arsenal Mikel Arteta, sebenarnya sudah mematok nama Julian Alvarez sebagai prioritas utama untuk mempertajam lini serang. Sayangnya, Atletico Madrid menolak menjual sang pemain, ditambah lagi sang penyerang lebih memilih berlabuh ke Barcelona. Kondisi tersebut memaksa Mikel Arteta beralih memburu bomber berkelas dunia lainnya demi menuntaskan ambisi Arsenal.
Sebelum mengontak bintang Inter Milan, kubu Arsenal sempat menjajaki opsi lain seperti Victor Osimhen. Namun, perburuan tersebut berujung buntu. Tak hilang akal, asisten Mikel Arteta, Gabriel Heinze, dilaporkan langsung menghubungi Lautaro Martinez secara personal untuk membujuknya merapat ke Arsenal dan merasakan atmosfer Premier League.
Baca Juga: Tinggalkan Arsenal, Gabriel Jesus Resmi Buka Lembaran Baru Bersama Barcelona
Langkah manuver Arsenal tersebut langsung menemui tembok tebal. Pihak Inter Milan secara tegas menutup pintu keluar bagi Lautaro Martinez. Manajemen Inter Milan berada di posisi tawar yang sangat kuat untuk mempertahankan Lautaro Martinez, mengingat penyerang asal Argentina itu masih terikat kontrak jangka panjang dan memiliki nilai pasar mencapai €85 juta.
Kesetiaan Lautaro Martinez bersama Inter Milan memang sulit digoyahkan oleh tawaran Arsenal maupun klub lain di bursa transfer. Setelah mengemas 22 gol dari 41 laga musim lalu, Lautaro Martinez secara terbuka menegaskan komitmennya untuk terus berseragam Inter Milan, bahkan berambisi mengakhiri karier sepak bolanya di klub Serie A tersebut.
Meski godaan dari tim besar seperti Arsenal terus berdatangan, Lautaro Martinez mengaku sangat bahagia tinggal di Milano bersama keluarganya. Rasa cintanya kepada suporter Inter Milan membuat rumor kepindahannya ke Arsenal di masa bursa transfer Arsenal menguap begitu saja, sekaligus memastikan keputusan Mikel Arteta untuk gigit jari di penghujung transfer.
Editor : Pujo NugrohoSumber : metro.co.uk