LombokPost-Investasi fantastis senilai €367 juta (sekitar Rp 6,2 triliun) yang digelontorkan manajemen Tottenham Hotspur pada bursa transfer rupanya belum membuahkan hasil manis.
Skuad berjuluk The Lilywhites tersebut justru tampil memprihatinkan dan gagal menunjukkan ketajaman di panggung Premier League.
Catatan statistik tiga pertandingan terakhir menjadi bukti nyata krisis yang sedang melanda lini serang Tottenham Hotspur.
Anak asuh Thomas Frank tersebut harus menelan kekalahan telak 0-3 saat bersua Brentford serta ditumbangkan Newcastle United dengan skor 0-2 di kandang sendiri.
Penderitaan Tottenham Hotspur kian lengkap setelah mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol 0-0 saat melakoni laga tandang melawan Nottingham Forest. Dari tiga laga beruntun tersebut, klub asal London Utara ini hanya sanggup mengoleksi satu poin yang sangat mengecewakan.
Baca Juga: Bruno Fernandes Masuk Daftar Pemain Manchester United Peraih Penghargaan PFA
Kondisi yang paling memprihatinkan dan membuat para pendukung geleng-geleng kepala adalah produktivitas gol Tottenham Hotspur yang berada di angka nol.
Lini depan yang dihuni para pemain berharga mahal seolah mendadak lupa cara membobol gawang lawan dalam tiga laga terakhir.
Rataan investasi €367 juta yang telah dikeluarkan manajemen seakan tidak berbekas di atas lapangan hijau.
Fans Tottenham Hotspur bahkan mulai melontarkan kritik pedas karena tim kesayangan mereka jangankan meraih kemenangan, untuk sekadar mencetak satu gol saja terasa sangat sulit.
Tumpulnya lini gedor membuat rumor pergerakan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim dingin bulan Januari mendatang mulai memanas.
Petinggi klub dikabarkan siap kembali membuka dompet dan melakukan belanja pemain secara masif demi membenahi kedalaman skuad.
Baca Juga: Dua Musim Beruntun Manchester United Gagal Menang di Laga Pembuka Premier League
Langkah panik dengan berencana belanja pemain di bulan Januari membuktikan bahwa proses rekrutmen awal musim belum menyelesaikan masalah utama tim.
Manajemen Tottenham Hotspur dituntut bergerak cepat mencari sosok penyerang haus gol yang mampu menjadi solusi instan.
Kini tekanan besar berada di pundak jajaran pelatih dan manajemen Tottenham Hotspur untuk segera mengakhiri tren negatif ini.
Publik Spurs berharap gelontoran dana besar selanjutnya benar-benar bisa menghadirkan gol dan kemenangan yang dirindukan di Premier League.
Editor : Kimda FaridaSumber : Sky Sports