Makin Tersingkir, Masa Depan Viktor Gyokeres di Arsenal dalam Bahaya

Pujo Nugroho • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:39 WIB
Penyerang Arsenal Viktor Gyokeres terancam tersisih dari skuad. (ARSENAL.COM)
Penyerang Arsenal Viktor Gyokeres terancam tersisih dari skuad. (ARSENAL.COM)

 

 

LombokPost - Mantan striker Premier League Troy Deeney melontarkan kritik pedas terkait nasib Viktor Gyokeres di Arsenal. Deeney menilai manajer Mikel Arteta sudah berada di ambang batas kesabaran dan berpotensi mulai menyerah terhadap penyerang asal Swedia tersebut.

Padahal, saat didatangkan 12 bulan lalu, Viktor Gyokeres di Arsenal digadang-gadang menjadi penyerang haus gol yang hilang sejak peninggalan Pierre-Emerick Aubameyang. Meski berhasil mengemas 22 gol di semua kompetisi pada musim pertamanya, performa Viktor Gyokeres di Arsenal dianggap belum sepenuhnya berhasil merebut kepercayaan penuh sang manajer.

Posisi Viktor Gyokeres di Arsenal kian terdesak seiring moncernya performa serta kebugaran Kai Havertz. Penyerang asal Jerman itu kini kembali menjadi pilihan utama Mikel Arteta, sedangkan Viktor Gyokeres harus rela menghuni bangku cadangan pada dua laga awal Premier League musim ini sebelum tampil buruk sebagai pemain pengganti saat melawan Chelsea.

Baca Juga: Laga Sengit Napoli vs Arsenal di Liga Champions: Ujian Konsistensi Meriam London di Italia

Troy Deeney secara terbuka mengkritik penampilan buruk Viktor Gyokeres di Arsenal pada laga derby London tersebut. Menurut Deeney, keterbatasan teknik mengontrol bola dan sentuhan pertama yang kasar membuat Viktor Gyokeres kesulitan untuk menyatu dengan skema permainan cepat yang diusung Mikel Arteta.

"Lihat saja tayangan ulangnya, luar biasa buruknya. Sentuhan bolanya seperti kuda yang mencoba mengontrol bola. Bola sering kali memantul lepas saat dioper kepadanya. Saya sangat paham mengapa pihak klub sempat mencoba mengganti posisi Viktor Gyokeres dengan striker lain," ujar Deeney.

Deeney menambahkan bahwa Mikel Arteta tampaknya sudah menyadari potensi maksimal dari Viktor Gyokeres. Di usianya yang menginjak 28 tahun, kemampuan teknis maupun pemahaman taktis Viktor Gyokeres dinilai sulit untuk berkembang lebih jauh, sehingga manajemen sempat berupaya melepasnya demi memboyong penyerang baru seperti Julian Alvarez atau Benjamin Sesko.

Kondisi ini bertolak belakang dengan situasi Kai Havertz yang terus panen pujian dari Mikel Arteta usai laga kontra Chelsea. Berbeda dengan nasib Viktor Gyokeres yang kian meredup, Havertz dinilai Arteta tampil sangat bahagia, fit, dan tidak hanya mencetak gol tetapi juga memberikan kontribusi kerja keras yang luar biasa bagi skuat The Gunners.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : metro.co.uk
Kai Havertz viktor gyokeres the gunners mikel arteta arsenal