LombokPost - Rumor panas mengenai kepemilikan klub raksasa Liga Inggris Manchester United kembali berembus kencang di bursa investasi global. Kali ini nama miliarder ternama asal Dubai, Hussain Sajwani, mendadak dikaitkan dengan potensi pengambilalihan kepemilikan saham Glazer di klub berjuluk Setan Merah tersebut.
Laporan terbaru media internasional menyebutkan bahwa beberapa anggota keluarga Glazer kini mulai terbuka mempertimbangkan penjualan sebagian atau seluruh porsi kepemilikan mereka. Situasi ini lantas memicu kembali gelombang ketertarikan dari para investor kaya raya asal kawasan Timur Tengah untuk masuk ke tim tersebut.
Sosok Hussain Sajwani sendiri merupakan nama besar di panggung bisnis internasional. Pendiri raksasa bisnis DAMAC Properties tersebut diketahui memiliki estimasi nilai kekayaan fantastis yang diperkirakan mencapai 15,3 miliar dolar AS.
Baca Juga: Awal Musim Carrick Melempem: Antonio Conte Mendadak Masuk Radar Utama Pelatih Manchester United
Masuknya nama pengusaha properti terkemuka tersebut langsung dikaitkan dengan rencana megaproyek infrastruktur klub. Manajemen Manchester United memang tengah bersiap menggarap proyek pengerjaan stadion anyar berkapasitas 100.000 penonton yang berjarak sekitar 350 meter dari lokasi Old Trafford saat ini.
Pengalaman panjang sang konglomerat di dunia pembangunan fisik berskala besar dinilai akan menjadi kombinasi menarik bagi proyek New Trafford. Jika investasi ini benar-benar terealisasi, modal melimpah serta keahlian bisnis sang miliarder diprediksi sanggup merealisasikan impian markas baru skuad Manchester United.
Baca Juga: Pochettino Minta Gelar Chelsea 2016/17 Dicabut dan Diserahkan ke Tottenham
Meski demikian, hingga saat ini belum ada dokumen pengajuan tawaran resmi maupun kesepakatan jual beli yang dikonfirmasi oleh kedua belah pihak. Kabar mengenai langkah sang pengusaha Timur Tengah untuk mencaplok porsi saham Glazer di dalam klub masih terikat pada batas laporan serta spekulasi pasar.
Namun kemunculan nama investor baru ini sudah cukup memantik kembali antusiasme serta harapan tinggi dari para pendukung setia. Banyak kalangan berharap bahwa era kepemimpinan keluarga Glazer yang kerap menuai gelombang protes keras bisa segera berakhir di masa depan.
Untuk saat ini publik sepak bola hanya bisa menunggu langkah konkret berikutnya dari dinamika kepemilikan klub Manchester United tersebut. Apakah pilar kepemimpinan keluarga Glazer akan benar-benar runtuh dan berganti ke tangan investor Dubai, semuanya masih akan terbukti seiring berjalannya waktu.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Reuters